INDOZONE.ID - Gempa dengan magnitudo 5,3 mengguncang Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, pada Kamis (21/3/2024), tepat pukul 07.19 WIB.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada kedalaman 10 kilometer.
Meskipun gempa ini terjadi pada kedalaman yang cukup dangkal, namun belum ada laporan resmi mengenai dampak yang ditimbulkan.
Menurut BMKG, pusat gempa terletak sekitar 79 kilometer di Barat Laut Kasonaweja, dengan titik koordinat 1.83 lintang selatan dan 137.50 bujur timur.
Pernyataan resmi dari BMKG menyebutkan Gempa Mag:5.4, 21-Mar-24 07:19:14 WIB, Lok:1.83 LS,137.50 BT (79 km BaratLaut KASONAWEJA-PAPUA), Kedlmn:10 Km. Hal ini menegaskan kejadian gempa yang terjadi serta posisi geografisnya.
Meskipun BMKG telah menyampaikan informasi awal mengenai gempa ini, mereka juga mengingatkan bahwa informasi tersebut masih dalam tahap awal dan dapat berubah seiring dengan penambahan data yang lebih lengkap.
Baca Juga: Program Motis Kembali Dibuka: Begini Syarat dan Cara Daftarnya, Pemudik Motor Wajib Tahu!
"Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," ungkap BMKG dalam keterangannya.
Gempa bumi merupakan peristiwa alam yang dapat menimbulkan kerusakan dan dampak serius bagi masyarakat serta lingkungan sekitarnya.
Oleh karena itu, perlu adanya kewaspadaan dan langkah-langkah mitigasi yang tepat untuk mengurangi risiko terhadap kejadian gempa di masa depan.
Kasonaweja, seperti daerah lain di Papua, rentan terhadap gempa bumi karena letaknya yang berada di jalur Cincin Api Pasifik.
Jalur ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan aktivitas seismik yang tinggi di dunia, sehingga gempa bumi seringkali terjadi di wilayah-wilayah sepanjang jalur tersebut.
Baca Juga: Jalan Longsor karena Terkikis Air Sungai, Bikin Aktifitas Masyarakat Dusun Gading di Riau Lumpuh!
Pemerintah daerah dan lembaga terkait diharapkan dapat melakukan langkah-langkah preventif dan antisipatif dalam menghadapi potensi gempa bumi di wilayah Papua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BMKG