Jadwal Ramadan 2024: Perbedaan Metode Perhitungan antara NU, Muhammadiyah, dan Pemerintah
INDOZONE.ID - Bulan suci Ramadan adalah waktu yang dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Di Indonesia, ada tiga pihak yang menentukan awal puasa Ramadan berdasarkan metode dan perhitungan masing-masing, yaitu Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan pemerintah.
Berikut jadwal puasa Ramadan 2024 dari ketiganya:
Baca Juga: Israel Ancam Lanjutkan Serangan Udara ke Gaza Selama Ramadan
NU akan menggelar pemantauan hilal untuk menentukan awal Ramadan 1445 Hijriah pada 10 Maret 2024.
Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) KH Sirril Wafat, mengatakan bahwa diprediksi awal puasa 2024 bertepatan dengan Selasa, 12 Maret 2024.
Pengamatan posisi hilal dilakukan di 50 hingga 60 titik rukyat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Logo Muhammadiyah. (Instagram/@lensamu)
Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadan 1445 Hijriah pada 11 Maret 2024.
Hal ini berdasarkan ketetapan hisab hakiki wujudul hilal, yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.
Ijtimak jelang Syawal 1445 H terjadi pada 30 Ramadan 1445 H, bertepatan dengan 9 April 2024.
Ilustrasi bendera Indonesia. (Photo/Ilustrasi/Flickr)
Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal puasa pada 10 Maret 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Muslim.or.id