INDOZONE.ID - Polda Metro Jaya pada hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap Edie Toet Hendratno, Rektor Universitas Pancasila (UP) non aktif. Edie bakal menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan pelecehan seksual.
"Penyidik menjadwalkan untuk pengambilan keterangan nanti akan dilakukan pada hari Kamis, 29 Februari 2024," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (29/2/2024).
Ade Ary menyebut pemeriksaan terhadap Edie dilakukan pada hari ini lantaran pada pemanggilan sebelumnya Edie berhalangan hadir. Polisi kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan.
Baca Juga: Inisiatif Stabilisasi Harga Pangan dengan Program Sembako Murah DKI Jakarta di Kelurahan Duri Pulo
"Alasan penundaannya karena di hari yang sama sudah terjadwal ada agenda atau kegiatan yang lain di kampus," ucapnya.
Dikonfirmasi awak media secara terpisah, Kuasa Hukum Edie, Raden Nanda Setiawan memastikan jika kliennya bakal memenuhi panggilan pemeriksaan pada hari ini.
"Masih sesuai konfirmas beliau akan hadir pagi pukul 10.00 WIB," kata Raden.
Baca Juga: Ini Dia Isi Proposal Terbaru Gencatan Senjata 40 Hari Di Gaza
Diberitakan sebelumnya, Rektor UP non aktif, Edie Toet Hendratno dilaporkan ke polisi atas kasus dugaan pelecehan seksual. Dia dipolisikan oleh dua wanita yang berbeda.
Keduanya merupakan staf yang bekerja di UP. Aksi pelecehan diduga terjadi saat Edie masih menjabat sebagai Rektor UP.
Pasca hebohnya kasus itu, pihak Yayasan UP menon-aktifkan Edie dari jabaran Rektor. Posisi Plt Rektor UP juga sudah ditunjuk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: