INDOZONE.ID - Unggahan world of Statistic di platform X terkait daftar kota yang bakal tenggelam dan hilang di tahun 2100 telah menyedot perhatian warganet. Pasalnya, dalam daftar yang berisi 11 nama kota di dunia itu, Jakarta berada di peringkat pertama.
Daftar kota-kota tersebut kemudian diikuti oleh Kota Lagos, di Nigeria; Houston di Texas; Dhaka di Bangladesh; Venesia di Italia; dan Virginia Beach di Virginia. Selanjutnya, ada juga Bangkok di Thailand; New Orleans di Louisiana; Rotterdam di Belanda; Alexandria di Yunani; dan Miami, Florida.
“(Peringkat) ini berdasarkan World Economic Forum,” tulis keterangan dalam unggahan akun X @stats_feed, dikutip Selasa (19/12).
Baca Juga: 5 Alasan NATO Bakal Ikut Terlibat dalam Perang Israel-Palestina
Perlu diketahui, pada 2022 lalu, lembaga ekonomi dunia ini telah merilis daftar kota yang akan tenggelam dan hilang 77 tahun mendatang. Di mana tenggelamnya 11 kota ini disebabkan oleh naiknya permukaan air laut, sebagai akibat pemanasan global.
Permukaan air laut yang terus mengalami peningkatan sejak 1850 ini, dinilai bakal berdampak pada 410 juta orang di dunia, khususnya mereka yang tinggal di daerah-daerah pesisir pantai.
“Banjir di wilayah pesisir karena pemanasan iklim memperluas lautan, menyebabkan naiknya permukaan air laut lebih tinggi lagi. Pembangunan di wilayah pesisir, juga menempatkan lebih banyak orang dalam risiko,” tulis World Economic Forum, melalui laman resminya.
Baca Juga: Viral Aksi Rombongan Pemotor Masuk Tol Jagorawi, Langsung Kejar-kejaran sama Polisi!
Berikut adalah 11 negara yang diprediksi akan tenggelam dan menghilag di 2100:
Jakarta diperkirakan akan mengalami penurunan tanah hingga 6,7 inci setiap tahunnya. Hal ini terjadi karena pemompaan air tanah yang berlebihan.
Dengan permukaan air yang semakin tinggi dan tanah yang semakin turun, Jakarta sangat berpotensi tenggelam dan hilang pada 2100 nanti. Bahkan, sebagian daerah di Jakarta dapat terendam air pada 2050.
Siring dengan pemanasan global yang membuat permukaan air laut naik, garis pantai Lagos terus mengalami pengikisan. Sebuah studi dari University of Plymouth pada 2012 lalu, menemukan bahwa kenaikan permukaan laut sebesar 3 – 9 kaki akan terjadi di Lagos dan menimbulkan bencana di kota terbesar di Afrika itu.
Beberapa daerah di Houston tenggelam sedalam sekitar 2 inci setiap tahunnya, karena aktivitas pemompaan air tanah berlebih.
Baca Juga: Kabar Baik! Lebih dari Rp5 Miliar Dana Tunjangan Profesi Mengalir untuk Guru Muadalah dan Pesantren
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: World Economic Forum