Satgas Damai Cartenz diserang OTK pakai Kapak di Papua.
INDOZONE.ID - Tim gabungan TNI dan Polri atau Satgas Damai Cartenz 2023 diserang oleh segerombolan orang tidak dikenal (OTK) di Dogiyai, Papua. Akibatnya, seorang anggota Polri terluka akibat terkena serpihan kaca dan kapak yang dilakukan oleh para pelaku.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2023, Kombes Pol Donny Charles Go membenarkan adanya peristiwa tersebut. Aksi penyerangan ini terjadi di kawasan Dogiyai siang hari tadi.
"Bahwa benar terjadi penghadangan dan penyerangan terhadap anggota Damai Cartenz sekitar pukul 11.00 WIT," kata Kombes Donny dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (13/7/2023).
Aksi penyerangan ini diawali, saat anggota tengah mengantar rekannya yang sakit menuju ke Rumah Sakit Paniai. Di tengah jalan, sekitar tujuh orang pelaku menghadang.
Baca Juga: 12 Kabupaten di Papua Masuk Kategori Rawan Konflik saat Pemilu 2024, Daerah Mana Saja?
Para pelaku sontak menyerang anggota Satgas Damai Cartenz. Bahkan, mereka juga melempar kapak ke arah mobil yang ditumpangi oleh anggota.
"Pada saat anggota kami hendak merespon penghadangan tersebut dengan membuka pintu mobil, tiba-tiba dari belakang satu orang OTK melemparkan kapak ke arah mobil yang mengakibatkan kaca pecah dan satu anggota kami mengalami luka di pelipis kiri karena terkena kampak," beber Donny.
Tak sampai situ, para pelaku juga sempat mencoba mengambil paksa senjata yang dibawa oleh anggota. Anggota pun kemudian melepas tembakan yang membuat para pelaku kabur.
Satgas Damai Cartenz diserang OTK pakai Kapak di Papua.
"Juga terjadi percobaan perampasan senjata sehingga secara terdesak anggota kami meresponnya dengan melakukan tembakan untuk membubarkan OTK dan melakukan pengejaran ke arah gunung," kata Donny.
Baca Juga: Kapolda Papua Bilang Egianus Kogoya Gak Minta Tebusan Rp5 Miliar buat Pilot Susi Air
Dari foto yang diterima awak media, terlihat seorang anggota polisi mengalami luka-luka akibat serangan dari OTK tersebut. Donny menyebut mobil yang digunakan oleh anggota juga mengalami kerusakan.
"Anggota kami mengalami luka di bagian pelipis, dada belakang dan kepala belakang akibat terkena senjata tajam, juga terjadi kerusakan pada kaca mobil bagian belakang," ujarnya.
Kekinian, pihak kepolisian sendiri masih mengusut kasus penyerangan itu. Polisi juga masih memburu para pelaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: