Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 09 MEI 2026 • 22:40 WIB

Periksa Kapusdal Daop 1 KAI Soal Kecelakaan Kereta, Ini Hal yang Digali Polisi

Periksa Kapusdal Daop 1 KAI Soal Kecelakaan Kereta, Ini Hal yang Digali PolisiStasiun Bekasi Timur. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)

INDOZONE.ID - Polda Metro Jaya membeberkan sejumlah hal penting yang digali pihaknya dalam pemeriksaan terhadap Kepala Pusat Pengendali Perjalanan Kereta Api (Kapusdal) Daop 1 Jakarta terkait insiden kecelakaan maut antar kereta di Stasiun Bekasi Timur. Polisi menggali terkait sistem peringatan sampai pengawas menara sebelum kecelakaan terjadi.

"Ada pemeriksaan kepada Kapusdal Daop 1 tentang bagaimana operasional perkeretaapian di hari itu. Mulai dari awal kejadian sampai dengan terjadilah temper antara kereta api listrik kepada taksi online, setelah itu ada kereta listrik yang mengantre karena terjadi kecelakaan yang ditemper kembali oleh kereta Argo Bromo Anggrek," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Sabtu (9/5/2026).

Baca juga: Polda Metro Jaya Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Early warning system atau sistem peringatan dini juga digali oleh polisi terhadap saksi tersebut. Polisi juga mencecar berkaitan dengan informasi dari pengawas menara sesaat sebelum kecelakaan itu terjadi.

"Nah ini masih didalami. Apakah terkait tentang early warning system ataupun voice logger ataupun informasi yang disampaikan dari pengawas dari menara kepada kereta api Argo Bromo sudah mendapat informasi belum apabila ada di depan kereta api yang sedang mengalami kecelakaan dan berhenti? Ada dua kereta api, yang satu mengalami kecelakaan dan satu berhenti. Ini masih dalam pendalaman," tuturnya.

Lebih jauh, Budi juga menyebut pihaknya turut mendalami berkaitan dengan sinyal hijau yang diduga membuat KA Argo Bromo tetap berjalan meskipun ada KRL Commuter Line di jalur kareta tersebut.

Baca juga: Babak Baru Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Temukan Unsur Pidana

"Begitu juga tentang pengatur perjalanan kereta api, Bapak SM ini juga masih didalami tentang sinyal hijau. Saksi memberikan sinyal hijau kepada kereta api Argo Bromo Anggrek nomor 4B yang melintas di wilayah Tambun. Nah ini juga masih dilakukan pendalaman oleh Puslabfor, penyidik serta KNKT," katanya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi melibatkan KRL, mobil taksi listrik hingga KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur. Kecelakaan tersebut menewaskan belasan penumpang KRL dan melukai puluhan orang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Periksa Kapusdal Daop 1 KAI Soal Kecelakaan Kereta, Ini Hal yang Digali Polisi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!