Ilustrasi prajurit khusus Amerika Serikat. (Freepik/ArtPhoto_studio)
INDOZONE.ID - Amerika Serikat (AS) merupakan negara dengan kekuatan militer nomor 1 dunia. Sebagai negara yang memegang predikat tersebut, AS memiliki sejumlah pasukan elite dengan kemampuan luar biasa.
Meski sama-sama pasukan elite, namun tak semua unit memiliki kemampuan dan tugas yang sama. Tiap unit masing-masing memiliki spesialisasi, doktrin operasi, dan peran yang sangat berbeda.
Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaaan pasukan elite AS di antaranya Navy SEALs, Green Berets, Delta Force, dan Army Rangers. Simak yuk!
Baca juga: Catatan Pasukan Elite AS, Pelaku Ledakan Tesla Cybertruck: Amerika Menuju Kehancuran
Pasukan Navy SEALs Amerika Serikat. (Reuters/Joe Skipper)
Pasukan elite ini berada di bawah komando Angkatan Laut AS (US Navy). Nama SEAL sendiri berasal dari SEa, Air, and Land (Laut, Udara, dan Darat), yang mewakili keahlian mereka beroperasi di segala medan.
Spesialisasi Utama Navy SEALs terletak pada operasi senyap maritim, pengintaian khusus, penyerangan langsung (direct action), dan kontra-terorisme.
AS membentuk Navy SEALs untuk menyusup ke wilayah musuh melalui jalur air (seperti kapal selam atau terjun payung ke lautan), melakukan sabotase atau melumpuhkan target.
Setelah menyelesaikan tugasnya, Navy SEALs pergi tanpa meninggalkan jejak sebelum musuh menyadari keberadaan mereka.
Ciri khas Navy SEALs adalah kemampuan bertempur jarak dekat, khususnya pertempuran air. Salah satu faksi paling terkenal dari SEALs adalah SEAL Team Six (DEVGRU), yang mengeksekusi operasi penyerbuan Osama bin Laden.
Prajurit Green Berets Amerika Serikat. (K. Kassens/U.S. Army)
Pasukan Special Forces Angkatan Darat AS atau lebih dikenal Green Berets pertama kali dibentuk pada tahun 1950-an.
Meski memiliki beragam kemampuan tempur, keahlian utama mereka terletak pada merekrut, mengorganisasi, dan melatih pasukan lokal, serta mendampingi atau memimpin mereka dalam operasi militer yang mendukung kepentingan Amerika Serikat.
Prajurit Green Berets biasanya datang dari latar belakang berbeda, mulai dari tentara reguler seperti militer Afghanistan atau Irak, milisi suku, hingga kelompok perlawanan bawah tanah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: U.S Department Of War, National Interest