Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 27 MARET 2026 • 17:47 WIB

Operasi Ketupat 2026 Selesai: Angka Kecelakaan Turun 5,3% Didominasi Pemotor

Operasi Ketupat 2026 Selesai: Angka Kecelakaan Turun 5,3% Didominasi PemotorIlustrasi petugas saat gelaran Operasi Ketupat (Foto: Twitter @TMCPoldaMetro)
INDOZONE.ID - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri membeberkan data berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas sepanjang Operasi Ketupat 2026 berlangsung.

Hasilnya, angka kecelakaan menurun 5,3 persen dibanding Operasi Ketupat pada tahun sebelumnya.

"Peristiwa kecelakaan selama Operasi Ketupat ada penurunan 5,3 persen," kata Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho kepada wartawan, Jumat (27/3/2026).

Baca juga:  Operasi Ketupat Berakhir, Polri Pastikan Anggota Tetap Berada di Lapangan

Irjen Agus menyebut data tersebut sudah valid dicocokan dengan kejadian peristiwa kecelakaan.

Berdasarkan data itu, dampak fatalitas korban kecelakaan berjumlah 30,4 persen.

"Untuk fatalitas korban, fatalitas korban itu peristiwa kecelakaan yang meninggal dunia ini ada penurunan 30,4 persen," tuturnya.

Kecelakaan Didominasi Pemotor

Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyebut kecelakaan lalu lintas pada musim mudik lebaran tahun ini didominasi oleh pengendara sepeda motor roda dua.

"Peristiwa kecelakaan masih didominasi oleh kendaraan bermotor roda dua," kata Awal.

Imbas kecelakaan ini, Awal kemudian membeberkan nominal dana yang dikucurkan untuk keluarga korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas.

"Kami sudah menyalurkan santunan kepada keluarga korban maupun ahli waris sampai dengan kemarin nilainya Rp 11,9 miliar," ucapnya.

Baca juga: Operasi Ketupat Digelar, Polri Kerahkan 161.243 Personel Gabungan

Meski begitu, Jasa Raharja mengapresiasi upaya penanganan arus mudik dan arus balik yang sudah dilakukan oleh seluruh stake holder hingga berimbas kepada penurunan angka kecelakaan lalu lintas.

"Ini menunjukkan bahwa manajemen rekayasa lalu lintas yang dipersiapkan oleh seluruh stakeholder yang disupervisi langsung oleh Bapak Kakorlantas ini cukup efektif, seperti one way sepenggal, one way nasional, contraflow  termasuk juga pengaturan di jalan-jalan arteri maupun jalan nasional," kata Awal.

"Oleh karena itu kami sangat memberikan apresiasi. Ini sangat efektif dalam menekan risiko peristiwa kecelakaan khususnya dalam arus balik ini," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Operasi Ketupat 2026 Selesai: Angka Kecelakaan Turun 5,3% Didominasi Pemotor

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!