Ilustrasi petugas saat gelaran Operasi Ketupat (Foto: Twitter @TMCPoldaMetro)
INDOZONE.ID - Operasi dengan sandi Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan pelaksanaan mudik Hari Raya Idul Fitri kini sudah berakhir.
Meski demikian, kepolisian memastikan personilnya masih tetap berada di lapangan.
"Malam ini pukul 24.00 mendasari TR Bapak Kapolri, Operasi Ketupat sudah ditutup," kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho kepada wartawan dini hari tadi, Kamis (26/3/2026).
Baca juga: Operasi Ketupat Digelar, Polri Kerahkan 161.243 Personel Gabungan
Kendati demikian, Irjen Agus menegaskan jika jajaranya tetap berada di lapangan untuk melakukan pengamanan dalam hal ini kegiatan rutin yang ditingkatkan atau KRYD.
Namun demikian, Kepolisian Negara Republik Indonesia masih melakukan kegiatan-kegiatan rutin yang ditingkatkan, jadi istilahnya KRYD," kata Agus.
"Jadi semua anggota masih berada di lapangan untuk mengantisipasi harkamtibmas termasuk juga arus balik yang kedua. Itu kegiatan Operasi Ketupat," sambungnya.
Berkaitan dengan arus mudik dan arus balik, Agus menyebut jika pihaknya sudah melakukan penanganan secara baik.
"Korlantas Polri dan stakeholder yang langsung dipimpin oleh Bapak Kapolri, Pak Astama Ops kita bisa mengelola dengan baik. Baik dari parameter-parameter bagaimana kita mempersiapkan sebelum puncak arus balik, kita sudah melakukan One Way lokal tahap satu atau istilahnya One Way Presisi," tuturnya.
Baca juga: Kapolri-Panglima TNI Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat, Siap Amankan Libur Lebaran
Lebih jauh, jenderal polisi bintang dua ini menyebut hingga saat ini masih terdapat masyarakat pemudik yang belum kembali ke Jakarta. Untuk itu, pihaknya masih berada di lapangan untuk memberikan pelayanan.
"Maka dari itu kalau kita lihat dari proyeksinya, masih 42 persen yang belum masuk ke Jakarta. Ini masih kita kelola. Tentunya Mabes Polri, Operasi Ketupat sudah selesai tetapi kegiatan rutin Kepolisian ditingkatkan," kata Agus.
"Oleh sebab itu kami semuanya masih berada di lapangan untuk mengamankan duta-duta arus balik yang saat ini masih aglomerasi kegiatan di kampung halaman yang dimungkinkan nanti pada tanggal 29 itu ada puncak balik yang kedua. Ini kita udah siap," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan