INDOZONE.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan banjir di sejumlah wilayah ibu kota masih terjadi hingga Minggu sore akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (7/3/2026).
Hingga Minggu pukul 15.00 WIB, tercatat 115 rukun tetangga (RT) dan 16 ruas jalan di Jakarta terendam banjir.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Sabtu hingga Minggu menjadi penyebab utama meningkatnya jumlah wilayah terdampak banjir.
“Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu hingga Minggu menyebabkan banjir di DKI Jakarta,” kata Isnawa dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (8/3/2026).
BPBD mencatat ketinggian air di wilayah terdampak bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga 1,8 meter di beberapa titik.
Salah satu wilayah yang mengalami genangan cukup tinggi berada di Kelurahan Kuningan Barat, Jakarta Selatan.
“Ada sembilan RT di Kelurahan Kuningan Barat yang terendam banjir dengan ketinggian 60 sentimeter sampai 180 sentimeter,” ujar Isnawa.
Baca juga: Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta, 75 RT dan 19 Ruas Jalan Tergenang
Akibat banjir tersebut, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
BPBD mencatat 46 kepala keluarga (KK) atau 72 jiwa mengungsi di Mushola Al Inayah RT 13/RW 08, Kelurahan Pejaten Barat, Jakarta Selatan.
Selain itu, 12 KK atau 50 jiwa dari Kelurahan Kuningan Barat juga mengungsi di Masjid Baitussalam.
Untuk menangani dampak banjir, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel guna memantau kondisi genangan di wilayah terdampak.
Penanganan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan air serta memastikan saluran air berfungsi dengan baik.
Baca juga: Muhammadiyah Bireuen Resmikan 48 Unit Hunian Darurat untuk Korban Banjir di Peusangan
BPBD juga bekerja sama dengan lurah dan camat setempat untuk menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak banjir.
Isnawa mengatakan genangan di sejumlah wilayah ditargetkan dapat segera surut.
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan, terutama di wilayah rawan banjir.
Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 112 yang tersedia selama 24 jam.
“BPBD DKI juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor 112. Layanan ini gratis dan beroperasi 24 jam,” kata Isnawa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA