Ilustrasi wilayah yang dilanda banjir Sumatra. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
INDOZONE - Sejumlah warga Dusun Bengkel, Gampong Jawa, Idi Rayeuk, Aceh, mulai menghadapi kondisi kelaparan setelah lebih dari dua pekan terdampak banjir.
Warga mengaku cuma menerima bantuan 4 kilogram beras untuk seluruh penduduk desa sejak banjir melanda Sumatra akhir November lalu. Beras tersebut diberikan oleh pihak kecamatan pada 10 Desember 2025.
Warga tidak mendapatkan bantuan lain, seperti air bersih, obat-obatan, pakaian, dan kebutuhan dasar anak-anak.
Terlebih, aliran listrik di Gampong Jawa masih terputus. Hal itu membuat warga kesulitan memasak, bekerja, maupun memulai kembali usaha kecil.
Baca juga: Restoran di AEON Mall Tanjung Barat Terbakar, Puluhan Personel Damkar Diterjunkan!
Ilyas salah satu warga Dusun Bengkel, mengaku sudah tidak tahu harus berbuat apa.
"Hari-hari kami hanya memikirkan bagaimana makan, bagaimana anak-anak Jangan sampai nanti kami salah jalan atau mati kelaparan,” ujarnya Ilyas Dengan Dana Sedih, Kamis (11/12/2025).
Keluhan yang sama juga disampaikan oleh Hendrika Saputra. Ia mengaku mengalami kerugian sangat besar sejak banjir melanda lokasi kami ni.
"Mau makan pun tak tahu ke mau kemana Jadi kami berharap sekali pemerintah jangan hanya salurkan bantuan ke pedalaman saja. Kami di pinggir pendopo ini juga kelaparan,” tegasnya.
Baca juga: Mendagri Ingatkan Pemda Siaga Hadapi Nataru dan Potensi Bencana
Hendrika menambahkan bahwa sejak banjir datang, ia tidak lagi memiliki uang untuk kebutuhan makan maupun keperluan anak-anak.
"Sudah beberapa hari begini. Kalau kelaparan terus, kami takut nanti masyarakat terpaksa ambil barang di toko-toko. Kami bukan mau macam-macam, tapi keadaan benar-benar sulit,” tambahnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan secara merata dan tepat sasaran, bukan hanya ke wilayah-wilayah pedalaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan