Situasi Darurat di Aceh. (Sumber: Pemda Aceh)
INDOZONE.ID - Pemerintah Aceh melalui Posko Terpadu Penanggulangan Bencana merilis Laporan Pantauan Data Penanggulangan Bencana Alam Hidrometeorologi per 10 Desember 2025 pukul 19.00 WIB. Data terbaru ini menunjukkan skala dampak bencana yang melanda berbagai wilayah di Aceh dalam beberapa pekan terakhir.
Bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan longsor telah memengaruhi 18 kabupaten/kota, 225 kecamatan, serta 3.658 gampong di seluruh Aceh. Luasnya cakupan wilayah terdampak memperlihatkan bahwa bencana kali ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir di provinsi tersebut.
Baca juga: 7 Kecamatan di Pasaman Barat Terdampak Bencana Alam, 40 KK Berhasil Dievakuasi
Posko Terpadu melaporkan bahwa total 490.290 kepala keluarga (KK) atau 1.951.426 jiwa terdampak bencana.
Rincian korban:
Angka ini menunjukkan meningkatnya risiko keselamatan di lapangan, terutama di daerah yang masih mengalami hujan berintensitas tinggi.
Sebanyak 2.186 titik pengungsian telah dibuka di berbagai wilayah Aceh. Total 817.742 jiwa saat ini berada di lokasi pengungsian, baik di fasilitas pemerintah, meunasah, sekolah, maupun rumah warga.
Pemerintah Aceh memastikan bantuan logistik terus disalurkan, termasuk kebutuhan pokok, air bersih, serta layanan kesehatan darurat.
Bencana ini turut merusak sejumlah fasilitas penting, antara lain:
Fasilitas Umum:
Infrastruktur Jalan dan Jembatan:
Kerusakan ini diperkirakan menghambat mobilitas warga serta proses penyaluran bantuan, terutama di wilayah pedalaman.
Bidang pertanian dan peternakan turut mengalami dampak besar, dengan rincian sebagai berikut:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/humasaceh