Warga duduk di warkop saat listrik menyala, di Aceh Tengah. (ANTARA/Kurnia Muhadi)
INDOZONE.ID - Listrik mulai menyala di wilayah Kabupaten Aceh Tengah untuk pertama kalinya, setelah 13 hari padam total akibat bencana sumatera berupa banjir dan tanah longsor, termasuk yang melanda daerah tersebut.
Warga Aceh Tengah, Dimas, mengatakan aliran listrik telah menyala pada Senin malam (8/12/2025). Namun ia mengakui kondisi kelistrikan masih belum stabil.
“Alhamdulillah listrik mulai menyala kemarin malam, Senin tanggal 8. Tapi sepertinya belum optimal,” kata Dimas di Aceh Tengah, dikutip Kamis (11/12/2025).
Baca juga: Gas Langka, Warga Aceh Tengah Terpaksa Kembali ke Kayu Bakar
Ia menjelaskan, aliran listrik sempat kembali padam pada Selasa pagi hingga sore hari, kemudian menyala lagi beberapa jam, dan padam kembali pada tengah malam. Pola serupa terjadi hingga Rabu sore.
"Kemudian, menyala lagi sore sampai malam, kemudian tengah malam padam lagi sampai Rabu sore,” ujarnya.
Walaupun belum menyala secara penuh, warga menyambut baik pemulihan tersebut. Mereka sudah bisa memasak nasi menggunakan rice cooker, mengambil air bersih dari sumur bor, serta memiliki penerangan di rumah saat malam hari, terutama bagi keluarga dengan anak kecil.
Baca juga: Presiden Kirim BBM untuk Aceh Tengah Guna Percepat Penanganan Bencana
Selain itu, warga kini dapat mengantisipasi potensi pemadaman tengah malam dengan mengisi daya telepon seluler sebagai penerangan darurat.
Sementara itu, Kepala PLN Takengon, Muhammad Furqan, mengatakan pemulihan kelistrikan di wilayah Aceh Tengah masih berlangsung, karena tingkat kerusakan infrastruktur listrik mencapai sekitar 40 persen.
"Untuk Aceh Tengah 40 persen kerusakan, tapi untuk pemulihan menyeluruh kita juga masih tergantung pada perbaikan tower sutet di jalur Bireuen–Takengon,” ujar Furqan.
Ia menyebut penyalaan listrik saat ini merupakan bagian dari tahap awal pemulihan jaringan, dan proses perbaikan masih dilakukan bertahap sesuai kondisi lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA