Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 08:39 WIB

Kapolri dan Menhut Bentuk Satgas Gabungan, Usut Gelondongan Kayu di Banjir Sumatera

Kapolri dan Menhut Bentuk Satgas Gabungan, Usut Gelondongan Kayu di Banjir SumateraKapolri dan Menhut bentuk Satgas khusus usut gelondongan kayu yang terseret banjir Sumatera. (Dok. Mabes Polri)

INDOZONE.ID - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menggelar audiensi dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. 

Hasilnya, antara kepolisian dan Kemenhut sepakat untuk membentuk satuan tugas (satgas) mendalami tumpukan kayu yang terseret banjir Sumatera.

"Terkait dengan pertemuan malam hari ini, tadi kami sudah menyampaikan kepada Bapak Kapolri bahwa antara Kementerian Kehutanan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia sudah ada MOU yang ditandatangani, memorandum understanding di mana kami sepakat untuk sama-sama, kami minta bantuan kepada Kapolri untuk menjaga hutan kita," kata Raja Juli kepada wartawan di Mabes Polri, Kamis (4/12/2025) malam.

Baca juga: Bareskrim Telusuri Sumber Kayu Gelondongan Viral Terbawa Banjir di Sumatra

Raja Juli mengatakan, MoU tersebut nantinya bisa membongkar rasa penasaran publik berkaitan dengan fenomena banyaknya kayu gelondongan yang terseret banjir di Sumatera.

"Kami berharap sekali lagi nanti kerjasama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia kita bisa sesegera mungkin mengungkap dari mana asal muasal kayu tersebut dan tentu apabila ada unsur pidananya akan kita tegakkan bersama-sama," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri menyebut pihaknya bersama Kemenhut bakal membentuk Satgas yang bertugas untuk menyelesaikan persoalan ini.

"Akan melakukan kerja sama dengan Menteri Kehutanan dan tim untuk membentuk satgas gabungan untuk melakukan penyelidikan terkait dengan temuan-temuan kayu," kata Kapolri.

Baca juga: Soal Kayu Gelondongan Terbawa Banjir di Sumatera, Kapolri: Ada Pelanggaran Hukum, Kita Proses!

Jenderal Sigit menyebut sejatinya pihaknya sudah turun tangan mendalami kasus tersebut. 

Meski begitu, tim yang sudah lebih turun disebutnya tetap akan bergabung dengan satgas gabungan yang dibentuk.

"Kita akan melakukan pendalaman terlebih dahulu bersama-sama dengan tim. Beberapa hari ini kita sudah turunkan personel dan kita nanti akan gabung dengan tim dari Kementerian Kehutanan dan bila perlu dengan satgas lain yang bisa bergabung termasuk PKH sehingga kerja tim bisa lebih cepat dan segera bisa kita infokan," pungkas Jenderal Sigit.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kapolri dan Menhut Bentuk Satgas Gabungan, Usut Gelondongan Kayu di Banjir Sumatera

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!