INDOZONE.ID - c
Teddy menjelaskan pengerahan tersebut melibatkan helikopter gabungan dari TNI Angkatan Udara, Angkatan Darat, Angkatan Laut, kepolisian, BNPB, serta Basarnas untuk mendukung distribusi bantuan logistik dan evakuasi korban.
“Selain itu, modifikasi cuaca juga dilakukan dalam tiga hari terakhir dan telah berhasil mengurangi curah hujan di seluruh provinsi terdampak,” kata Teddy dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/11/2025).
Ia menyebut penurunan intensitas hujan memungkinkan proses evakuasi dan pengiriman bantuan melalui jalur udara dilakukan lebih cepat dan efektif.
Baca juga: Korban Bencana Semringah, Ribuan Sembako Dikirim ke Sumatra Pakai KRI dr Radjiman Wedyodiningrat
Teddy menambahkan seluruh upaya penanganan bencana berjalan dengan baik, mulai dari evakuasi warga, pengiriman bantuan logistik, hingga pemulihan akses di wilayah terdampak.
Presiden Prabowo Subianto melalui akun resmi media sosialnya menyatakan bahwa pemerintah bergerak cepat sejak hari pertama banjir dan longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Presiden memerintahkan agar evakuasi, penyaluran bantuan, serta pemulihan wilayah dilakukan secara sigap dan terkoordinasi.
Selain helikopter, pemerintah juga telah mengirim tiga unit pesawat Hercules C-130 dan satu unit pesawat A400, serta berbagai bantuan darurat melalui jalur darat dan udara. Bantuan tersebut meliputi tenda pengungsian, perahu karet, genset, dan alat komunikasi.
Baca juga: Pemerintah Prioritaskan Penanganan Warga dan Pemulihan Dampak Banjir–Longsor di Aceh dan Sumatera
Pemerintah juga mendirikan dapur umum dan pos SPPG di sejumlah lokasi guna memenuhi kebutuhan warga terdampak.
Dalam video resmi yang diunggah, sejumlah anak penyintas menyampaikan terima kasih atas respons cepat pemerintah.
Presiden turut menyampaikan duka cita dan mengajak seluruh masyarakat bersatu membantu para korban, sembari berharap kondisi segera pulih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA