INDOZONE.ID - Musibah banjir di Sumatera menimbulkan kesedihan, terutama untuk para korban. Akan tetapi, di balik musibah ini, terselip juga kisah heroik penyelamatan sepasang suami istri (pasutri) lansia yang terjebak banjir di Desa Gunong Rambong, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat.
Pasutri lansia itu adalah Nurasyiah (65) dan Tgk Safi’i (70) yang dikenal sebagai imam desa setempat. Tak ayal, ketidakberadaan Tgk Safi’i di desa menimbulkan kekhawatiran warga sekitar.
Nah, pasutri lansia itu diselamatkan oleh personel Satpolairud Polres Aceh Barat. Penyelamatan dilakukan setelah pihak berwajib mendapatkan laporan dari pihak desa, menurut Polairud Polres Aceh Barat, Iptu Karianta.
“Operasi penyelamatan digelar setelah pihak desa melaporkan bahwa pasangan lansia tersebut sudah dua hari tidak pulang ke rumah akibat terjebak banjir,” kata Iptu Karianta, dikutip dari ANTARA, Jumat (28/11/2025).
Diketahui, Desa Gunong Rambong menjadi salah satu titik terparah terdampak luapan air. Banjir telah merendam 62 rumah, dari total 65 KK, dengan ketinggian air sekira satu meter.
Karena banjir tersebut, puluhan warga Desa Gunong Rambong terpaksa mengungsi ke balai desa setempat.
Baca juga: Pemulihan Jaringan Listrik Pasca Banjir Aceh, TNI AU Kerahkan Pesawat Hercules
Dijelaskan oleh Iptu Karyanta, titik evakuasi pasutri lansia itu berada sekira dua km dari titik pengungsian. Oleh sebab itu, untuk menembus banjir yang terus meningkat, petugas harus bergerak perlahan.
Petugas menemukan pasutri lansia itu dalam kondisi lemah di dalam rumah yang terkepung banjir. Mereka pun dievakuasi oleh petugas ke tempat aman dengan perahu karet.
Menilik kondisi sekarang, koordinasi dengan BPBD, TNI, dan perangkat desa dilakukan oleh Polres Aceh Barat untuk memonitor kondisi terkini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara