AFS Dorong Pelajar Indonesia Kuasai STEM dan Keterampilan Lintas Budaya.
INDOZONE.ID - Program AFS Global STEM Innovators membuka peluang bagi siswa untuk mengembangkan pengetahuan STEM, serta membangun sensitivitas antarbudaya yang penting di dunia yang saling terhubung.
Program ini tak hanya mengasah kemampuan peserta dalam berpikir kritis, berinovasi, dan menyelesaikan persoalan yang bertumpu pada sains dan teknologi.
Program ini turut membangun kemampuan kolaborasi lintas budaya, sehingga peserta dapat bekerja efektif dengan individu dari beragam latar belakang.
Baca juga: Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa bagi Guru Belum S1 Mulai 2026
Ketua Dewan Pembinaan Antarbudaya Asmir Agoes menegaskan bahwa program ini merupakan wadah penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics), tetapi juga memiliki kompetensi antarbudaya.
Menurutnya, AFS Global STEM Innovators mendorong siswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, berinovasi, dan memimpin, sambil membekali mereka dengan kecakapan bekerja sama dalam lingkungan budaya yang beragam.
"Program ini krusial untuk menghadapi tantangan global, terutama dalam isu keberlanjutan dan transformasi digital, sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak inovator muda yang mampu berkontribusi bagi masyarakat," ujarnya kepada awak media dalam acara Gala Dinner AFS Global STEM Innovators 2025, Jumat (14/11/2025).
Peserta turut dibekali kemampuan komunikasi lintas budaya, sehingga mereka tidak hanya kuat secara akademis, tetapi juga siap menjadi warga global yang mampu berkolaborasi dengan beragam kelompok.
Program ini digagas oleh Bina Antarbudaya bersama AFS Intercultural Programs dan telah menarik ribuan pendaftar dari berbagai wilayah.
Baca juga: Cerita Haru Elsa, Anak Marbot Masjid Lolos Masuk UGM Tanpa Tes dan Beasiswa Subsidi UKT
AFS berhasil menjaring ribuan pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda untuk mendapatkan pengalaman belajar lintas budaya, sekaligus memperdalam kemampuan mereka di bidang STEM.
Tingginya keterlibatan ini menandakan bahwa pelajar Indonesia kian memahami urgensi keterampilan berwawasan global, baik akademis maupun sosial, sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Dengan perpaduan STEM, keberlanjutan, dan pembelajaran antarbudaya, AFS Global STEM Innovators hadir sebagai ruang strategis bagi generasi muda untuk menyiapkan diri menghadapi berbagai tantangan, sekaligus berperan dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan