INDOZONE.ID - Polda Metro Jaya membeberkan kondisi berkaitan dengan puluhan korban ledakan SMAN 72 Jakarta Utara yang mengalami berbagai macam luka. Disebutkan, kondisi mayoritas para korban mengalami masalah pada pendengaran.
"Kami tadi meninjau di Rumah Sakit Yarsi dan Rumah Sakit Islam. Kita melihat beberapa luka bakar ya. Ada luka bakar, luka goresan termasuk banyak dari siswa ini yang sedikit banyak terganggu pendengarannya karena dentuman ledakan itu sangat dekat dalam suatu ruangan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (7/11/2025).
Baca juga: Pasca Ledakan SMAN 72 Jakarta, Polda Metro Pastikan Situasi Sudah Aman
Budi mengungkap jika pihaknya juga sempat berkomunikasi dengan para korban. Hasilnya, mayoritas korban hanya mengalami luka lecet ringan namun yang parah mengalami masalah pendengaran.
"Kita coba untuk berbicara kondisinya seperti apa? Rata-rata mungkin ada yang hanya lecet sedikit, tetapi pendengarannya yang sedikit kurang bisa seperti sebelum kejadian," ucap Budi.
Baca juga: Pelaku Ledakan SMA 72 diisukan Korban Bullying, Polda Metro Lakukan Pendalaman
Di sisi lain, Kombes Budi mengungkap jika sebanyak 21 orang korban ledakan kini sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. 21 korban tersebut diperbolehkan pulang lantaran kondisinya yang sudah membaik.
"33 orang masih dalam penanganan medis dan kita berharap cepat diberikan kesembuhan dan bisa pulang seperti rekan-rekan yang lainnya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan