INDOZONE.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan hanya ingin menjabat satu periode.
Ia mengaku masa jabatannya sebagai Gubernur akan menjadi penutup dari perjalanan panjang selama 25 tahun di dunia politik dan birokrasi.
Setelah itu, ia ingin menikmati masa pensiun bersama cucu-cucunya.
Lalu apa alasan dibalik keputusan Pramono tersebut?
Pramono memastikan dirinya tidak akan mencalonkan diri untuk periode kedua. Ia menilai lima tahun memimpin Jakarta sudah cukup untuk menutup karier panjangnya di pemerintahan.
“Target saya pengin jadi gubernur satu periode, tetapi saya memutuskan dan benar-benar satu periode dan berhenti,” ujar Pramono dikutip dari Antara, Minggu (12/10/2025).
Ia menegaskan, keputusannya ini bukan karena tekanan politik atau hitung-hitungan elektoral. Pramono hanya merasa sudah waktunya berhenti.
Pramono mengakui, menjadi Gubernur DKI sebenarnya bukan bagian dari rencana hidupnya.
Ia bahkan sempat ingin pensiun lebih awal setelah dua dekade berada di lingkaran kekuasaan.
“Saya itu sebenarnya ingin pensiun, main sama cucu, sudah lebih dari 20 tahun di pemerintahan dan politik,” katanya.
Sebelum dipercaya memimpin Jakarta, Pramono lebih dulu dikenal sebagai politisi senior. Ia pernah duduk di DPR, lalu menjabat Sekretaris Kabinet di era Presiden Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo.
Di usianya yang matang dan karier yang sudah panjang, Pramono merasa tidak lagi punya ambisi pribadi.
Ia menilai dirinya sudah cukup lama berada di pusaran kekuasaan.
“Saya sudah menjadi pejabat terlalu lama banget, 25 tahun nggak pernah putus. Tambah lima tahun jadi gubernur, sudah 30 tahun. Sudahlah,” ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara