Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 29 SEPTEMBER 2025 • 11:30 WIB

BMKG Prediksi Musim Hujan Hingga April 2026, Sulsel Diminta Siaga Hadapi Lebih Awal

BMKG Prediksi Musim Hujan Hingga April 2026, Sulsel Diminta Siaga Hadapi Lebih AwalKepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Amson Padolo. (Sumber: dok. Humas Pemprov Sulsel)

INDOZONE.ID - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengingatkan pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan 2025/2026. Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), periode hujan diperkirakan berlangsung sejak Oktober tahun ini hingga April 2026.

BMKG mencatat sekitar 75 persen wilayah Sulsel atau 18 zona musim (ZOM) akan mulai diguyur hujan pada Oktober–November. Dibandingkan rata-rata tahun sebelumnya, 17 ZOM atau 71 persen wilayah diperkirakan mengalami musim hujan lebih cepat. Sementara itu, puncak hujan diproyeksikan terjadi dua kali, yakni pada Desember 2025 dan April 2026.

Baca juga: BMKG: Musim Hujan Tahun Ini Diprediksi Lebih Panjang, Hati-hati Risiko Banjir Meningkat

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Amson Padolo, mengatakan sebagian besar wilayah diprediksi mengalami curah hujan kategori normal, tetapi ada beberapa daerah yang berpotensi menerima curah hujan lebih tinggi.

“Walaupun sebagian besar diprediksi normal, kita tetap berharap seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah kabupaten dan kota maupun masyarakat, untuk melakukan langkah antisipatif. Sebab, setiap musim hujan kerap disertai bencana hidrometeorologi,” ujarnya di Makassar, Jumat (27/9/2025).

Amson menekankan bahwa mitigasi bencana harus melibatkan banyak pihak melalui pendekatan pentahelix: pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, serta media. Ia mendorong daerah segera menyiapkan posko darurat, lokasi evakuasi, serta melakukan pembersihan drainase dan sungai agar genangan maupun banjir bisa diminimalisasi.

Selain itu, sektor pertanian disarankan menyesuaikan pola tanam agar tidak terganggu intensitas hujan, sementara sektor kesehatan perlu mengantisipasi meningkatnya kasus penyakit yang dipicu kelembapan. Pemprov juga telah menyalurkan logistik cadangan, menyiapkan perahu penyelamat di wilayah rawan banjir, serta menyiagakan peralatan untuk menghadapi ancaman longsor.

“Jadi kita berharap ada kesiapsiagaan dan keterpaduan. Teman-teman juga sudah mengantisipasi beberapa lokasi yang dapat dijadikan tempat evakuasi, apabila ada daerah yang terdampak,” sebut Amson.

Baca juga: BMKG Deteksi Gelombong Tsunami 19 Cm di Pelabuhan Sarmi Papua

Ia menambahkan, daerah yang masuk peta rawan bencana diimbau segera menyiapkan mekanisme evakuasi warga maupun penyelamatan dokumen penting.

“Sebagaimana setiap tahun, segenap Tim BPBD kabupaten dan kota juga telah melakukan langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi musim hujan. Selain itu, kita selalu mengharapkan doa segenap masyarakat agar daerah yang kita cintai ini dijauhkan dari marabahaya,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BMKG Prediksi Musim Hujan Hingga April 2026, Sulsel Diminta Siaga Hadapi Lebih Awal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!