Pelabuhan Jangkar dijaga ketat untuk mengantisipasi kerawanan keamanan (Humas Polres Situbondo)
INDOZONE.ID - Perayaan Maulid Nabi di Situbondo membawa berkah sekaligus tantangan. Ribuan santri, alumni, dan masyarakat dari kepulauan Madura diprediksi akan membanjiri Pelabuhan Jangkar.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan memastikan keamanan, Polres Situbondo siaga penuh dengan memperketat pengamanan di pelabuhan, pada Minggu kemarin (7/9/2025)
Prediksi ini bukan tanpa alasan. Dua pondok pesantren besar, Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo dan Ponpes Walisongo Mimbaan Panji Situbondo, menjadi magnet utama yang menarik kehadiran ribuan jamaah setiap tahunnya.
Untuk menghadapi potensi lonjakan ini, Satpolairud Polres Situbondo berkolaborasi dengan TNI AL, KSOP Kelas IV Panarukan, ASDP, dan Dishub Provinsi Jawa Timur.
Baca juga: Presiden Prabowo Lantik 5 Menteri Baru, Purbaya Yudhi Sadewa Gantikan Sri Mulyani
Mereka bersinergi untuk memastikan proses keberangkatan dan kedatangan penumpang berjalan lancar.
"Kami menyiapkan personel dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan proses embarkasi maupun debarkasi berjalan lancar, aman, dan tertib," jelas Kasatpolairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, Senin (8/9/2025).
Selain fokus pada pengamanan, petugas juga melakukan langkah preemtif. Mereka mengedukasi penumpang dan awak kapal, memeriksa kondisi kapal, dan mengawasi potensi penyelundupan barang ilegal.
Langkah ini juga mencakup antisipasi arus balik setelah perayaan Maulid usai.
"Kepulangan wali santri dan masyarakat ke kepulauan Madura juga menjadi perhatian kami. Selain pengamanan, kami sudah memberikan arahan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem agar pelayaran tetap aman," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Polres Situbondo