Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 03 SEPTEMBER 2025 • 09:45 WIB

Sri Mulyani Patah Hati Lihat Lukisan Bunga Karya Sendiri Raib Dijarah Pria Berjaket Merah

Sri Mulyani Patah Hati Lihat Lukisan Bunga Karya Sendiri Raib Dijarah Pria Berjaket MerahMenteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati (Antara/Aditya Pradana Putra).

INDOZONE.ID - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani bagikan pengalaman patah hati ketika melihat kediamannya dijarah massa beberapa waktu lalu. Ia melihat lukisan bunga yang ada di rumahnya diangkut seorang pria berjaket merah dengan memakai helm hitam.

"Laki-laki ini tampak memanggul lukisan cat minyak bunga di atas kanvas ukuran cukup besar. Dia membawa jarahannya dengan tenang, percaya diri keluar dari rumah pribadi saya yang menjadi target operasi jarahan hari Minggu akhir Agustus 2025 dini hari. Lukisan bunga itu ????," tulis Sri Mulyani dalam Instagramnya, Rabu (3/9/2025).

Sri Mulyani mengatakan bahwa bagi para penjarah, lukisan bunga itu mungkin hanya dianggap sebagai benda bernilai materi, sedangkan bagi dirinya, lukisan yang dibuat 17 tahun lalu itu merupakan hasil refleksi diri yang sangat pribadi dan simbol kontemplasi.

Baca juga: Sri Mulyani Buka Suara Usai Rumah Dijarah di Bintaro

Bagi Menkeu tersebut, lukisan bunga itu bagaikan rumah bagi anak-anaknya yang penuh kenangan tak ternilai, tempat tumbuh dan bermain yang sangat pribadi dan berharga.

"Lukisan bunga itu telah raib, lenyap seperti lenyapnya rasa aman, rasa kepastian hukum, dan rasa perikemanusiaan yang adil dan beradab di bumi Indonesia," tambahnya.

Menurutnya, penjarah rumah dan barang-barang tersebut hanyalah sekadar target operasi. Para penjarah seperti sedang berpesta, bahkan diwawancarai awak media: "Dapat barang apa, Mas?” — dijawab ringan, dengan nada sedikit bangga tanpa rasa bersalah: “Lukisan.”

Sri Mulyani Patah Hati Lihat Lukisan Bunga Karya Sendiri Raib Dijarah Pria Berjaket MerahLukisan Sri Mulyani

Liputan penjarahan dimuat di media sosial dan diviralkan secara sensasional, menimbulkan histeria intimidatif yang kejam.

Baca juga: Sri Mulyani Buka Suara usai Rumahnya Dijarah Massa: Jangan Rusak Indonesia dengan Kebencian

"Hilang hukum, hilang akal sehat, dan hilang peradaban serta kepantasan. Runtuh rasa perikemanusiaan. Tak peduli rasa luka yang tergores dan harga diri yang dikoyak, yang ditinggalkan. Absurd…!" kata Sri Mulyani.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menegaskan bahwa kerusuhan tidak pernah menghasilkan pemenang, melainkan hanya membawa dampak negatif seperti hilangnya akal sehat, rusaknya harapan, dan runtuhnya fondasi bangsa dan negara yang berdasarkan hukum, keadilan, dan perikemanusiaan.

"Dalam kerusuhan tidak pernah ada pemenang. Yang ada adalah hilangnya akal sehat, rusaknya harapan, runtuhnya fondasi berbangsa dan bernegara kita, negara hukum yang berperikemanusiaan yang adil dan beradab," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram @smindrawati

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sri Mulyani Patah Hati Lihat Lukisan Bunga Karya Sendiri Raib Dijarah Pria Berjaket Merah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!