Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 01 SEPTEMBER 2025 • 20:18 WIB

Helikopter Estindo Air Berisi 8 Orang Jatuh di Hutan Kalimantan, Pencarian Terkendala Cuaca

Helikopter Estindo Air Berisi 8 Orang Jatuh di Hutan Kalimantan, Pencarian Terkendala CuacaIlustrasi Helikopter Eastindo Air. (Dok. Eastindo Air)

INDOZONE.ID - Helikopter milik Estindo Air dilaporkan hilang kontak dan diduga jatuh di hutan lebat Kalimantan Selatan. Basarnas sudah mengerahkan tim udara dan darat, namun pencarian hari pertama terpaksa dihentikan karena hujan deras dan petir.

Basarnas memastikan operasi pencarian helikopter jatuh di Kalimantan tidak mudah. Hujan lebat dan petir membuat helikopter pencari harus kembali ke pangkalan pada Senin (1/9) sore.

“Helikopter pencari sudah masuk ke area, tapi hujan deras disertai petir membuat pencarian dihentikan dan kembali ke base pada pukul 16.20 Wita,” kata Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin dikutip Antara.

Sementara itu, tim darat sudah menuju lokasi, meski kondisi hutan lebat dan akses terbatas jadi tantangan besar.

Baca juga: Presiden Prabowo Jenguk Polisi Korban Ricuh Demo, Perintahkan Kenaikan Pangkat

Operasi Dilanjutkan Besok

Untuk mempercepat pencarian, Basarnas menyiapkan dua helikopter tambahan dari BNPB dan Polri yang sudah standby di Banjarmasin.

Rapat koordinasi gabungan juga digelar malam ini untuk menentukan strategi pencarian berikutnya.

“Perencanaan operasi, semua dipersiapkan dalam rapat malam ini, mudah-mudahan besok sudah bisa ditemukan dan bisa dilakukan proses evakuasi,” ujar Noer.

Kronologi Hilang Kontak

Helikopter Estindo Air tipe BK117 D3 lepas landas dari Bandara Syamsir Alam, Kotabaru, pada pukul 08.46 Wita menuju Palangka Raya. Seharusnya mendarat pukul 10.15 Wita, namun kontak terakhir tercatat pukul 08.54 Wita.

Baca juga: Pasukan Medis Curiga Ada Oknum yang Sengaja Bikin Ricuh Saat Demo

Helikopter tersebut membawa delapan orang di dalamnya. Satu pilot, seorang teknisi dan enam penumpang. Helikopter diduga jatuh di sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu. Titik terakhir terpantau di koordinat 3° 6'54.58"S 115°41'21.62"E.

Basarnas menegaskan cuaca akan sangat menentukan kelancaran operasi SAR. Tim gabungan berharap kondisi membaik pada Selasa (2/9), sehingga pencarian bisa dilakukan lebih luas dan evakuasi korban segera dilakukan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Helikopter Estindo Air Berisi 8 Orang Jatuh di Hutan Kalimantan, Pencarian Terkendala Cuaca

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!