Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 25 AGUSTUS 2025 • 10:50 WIB

Protes Tower Seluler, Warga Klaten Minta Presiden Turun Tangan

Protes Tower Seluler, Warga Klaten Minta Presiden Turun TanganWarga Desa Dukuh Demo Tower Seluler. (Edelweis/Z Creators)

INDOZONE.ID - Tidak nyaman dengan keberadaan tower seluler yang tinggi menjulang, warga Dukuh, Desa Bonyokan, Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, meminta tolong kepada Presiden agar PT HUP, selaku pengelola tower tersebut, diberi sanksi.

Begitulah salah satu tulisan pada poster yang dibawa warga saat melakukan unjuk rasa menolak tower pada Minggu (24/8/2025).

Tulisan lain yang dibawa berbunyi, "Sangat mencekam, petir besar bersautan! PT HUP bikin gaduh warga! Nyaman tanpa tower! Stop operasional tower!" dan berbagai seruan lainnya.

Dari pantauan, sekitar 50-an warga sudah hadir di lokasi unjuk rasa, tepatnya di bawah tower, sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Di lokasi unjuk rasa tampak sebuah meja berisi sejumlah laptop, televisi, lampu, dan barang elektronik lain yang rusak akibat tersambar petir.

Dari pengamatan, jarak tower dengan pemukiman sangat dekat sehingga membahayakan ketika hujan turun.

“Tidak main-main ini, jarak permukiman dengan tower sangat dekat. Bila hujan turun, yang paling ditakutkan adalah petir. Terbukti, sejumlah peralatan elektronik kami rusak total karena tersambar petir,” jelas Nanang Nuryanto, korlap aksi sekaligus warga terdampak.

Baca juga: Akhiri Masa Jabatan Sebagai Gubernur Sulsel, ASS Didemo Warga Pulau Lae Lae

Protes Tower Seluler, Warga Klaten Minta Presiden Turun TanganWarga desa dukuh minta Presiden turun tangan. (Edelweis/Z Creators)

Sebetulnya, lanjut Nanang, warga sekitar sudah cukup bersabar. Terbukti, tower ini telah berdiri selama 25 tahun.

Namun, kompensasi atas kerusakan elektronik yang dijanjikan pihak pengelola hingga kini belum terealisasi.

Massa warga kemudian menyampaikan tiga pernyataan sikap, yakni menuntut agar pengelola bertanggung jawab mengganti kerugian elektronik yang rusak, menolak perpanjangan izin tower dengan alasan apapun, serta memohon kepada Pemerintah Kabupaten Klaten dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mencabut izin operasional tower.

Baca juga: Usai Didemo Warga, Kepala Dusun di Deliserdang Resmi Jadi Tersangka

Camat Jatinom, Agus Sunyata, mengapresiasi aksi warga yang berlangsung damai dan tertib.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Protes Tower Seluler, Warga Klaten Minta Presiden Turun Tangan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!