Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 10 AGUSTUS 2025 • 17:51 WIB

Presiden Prabowo: Kita Tidak Bisa Ditaklukkan, Daripada Dijajah Kembali Lebih Baik Kita Mati

Presiden Prabowo: Kita Tidak Bisa Ditaklukkan, Daripada Dijajah Kembali Lebih Baik Kita MatiPresiden Prabowo Subianto di Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus TNI AD, Batujajar. (Dok. Humas Setpres)

INDOZONE.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak akan pernah takluk, dengan seluruh rakyat siap membela tiap jengkal tanah air. Ia mengingatkan bahwa pertahanan rakyat semesta menjadi kunci menjaga kedaulatan NKRI.

Pernyataan tegas Presiden Prabowo disamapaikan saat pidato dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus TNI AD, Batujajar, Jawa Barat, Minggu (10/8)

Kepala Negara menegaskan pertahanan Indonesia tidak hanya berada di perbatasan. Sistem ini menyebar hingga ke desa, dukuh, lembah, bahkan gunung-gunung.

“Wawasan kita adalah wawasan pertahanan yang defensif. Ada yang mengatakan, dalam perang, defensif itu tidak bisa menang. Itu bacaan sejarah yang keliru. Kalau kita mempertahankan bangsa kita, kita pertahankan tiap kampung, tiap dukuh, tiap lembah, tiap gunung, tiap kecamatan, tiap kabupaten, tiap provinsi, tiap jengkal tanah, kita pertahankan, seluruh bangsa Indonesia pertahankan, saudara-saudara kita tidak bisa ditaklukkan, dan bagi kita, tidak ada masalah, daripada dijajah kembali, lebih baik kita mati,” tegasnya dikutip dari YouTube Puspen TNI.

Di mimbar kehormatan, Prabowo memuji banyak tokoh sipil dan pejabat negara yang hadir mengenakan seragam loreng lengkap dengan baret. Menurutnya, hal itu menjadi simbol keterlibatan mereka dalam sistem pertahanan rakyat semesta (sishankamrata).

“Di belakang saya, banyak tokoh-tokoh yang memakai seragam. Mereka pakai seragam sebagai tanda mereka ingin terlibat. Mereka ingin mempertaruhkan diri mereka bersama-sama seluruh rakyat Indonesia, karena bangsa kita punya pertahanan yang kita namakan pertahanan rakyat semesta,” ujarnya.

Presiden Prabowo: Kita Tidak Bisa Ditaklukkan, Daripada Dijajah Kembali Lebih Baik Kita MatiPresiden Prabowo Subiianto di Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus TNI AD, Batujajar (Dok. Humas Setpres)

Baca juga: Atraksi Prajurit TNI Bentangkan Spanduk Bergambar Presiden Prabowo di Langit Bandung

Pelantikan

Dalam kesempatan itu, Prabowo melantik dan mengukuhkan jajaran baru TNI, di antaranya Wakil Panglima Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi.

Kemudian Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Endi Supardi, Panglima Korps Pasukan Gerak Cepat Marsekal Madya TNI Deny Muis, dan Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional TNI AU Marsekal Madya TNI Andyawan Martono Putra.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Siapkan Pulau Galang untuk Pengobatan 2 Ribu Warga Gaza

Ia juga menunjuk enam panglima kodam baru. Mayjen TNI Kristomei Sianturi (Pangdam XXI/Radin Inten), Mayjen TNI Zainul Arifin (Pangdam XXII/Tambun Bungai), Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan (Pangdam XXIII/Palaka Wira).

Selanjutnya, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo (Pangdam XIX/Tuanku Tambusai), Mayjen TNI Arief Gajah Mada (Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol), dan Mayjen TNI Lucky Avianto (Pangdam XXIV/Mandala Trikora).

Tidak hanya itu, Presiden juga meresmikan berbagai organisasi baru di tiga matra TNI.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Puspen TNI

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Presiden Prabowo: Kita Tidak Bisa Ditaklukkan, Daripada Dijajah Kembali Lebih Baik Kita Mati

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!