INDOZONE.ID - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menugaskan Perum Bulog untuk melakukan penambahan penyerapan beras sebanyak 1 juta ton sampai akhir tahun 2025.
Hal tersebut dijelaskan Arief saat melakukan kunjungan kerja ke Gudang Bulog Meger, Kecamatan Ceper, Klaten, Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025).
Mengapa harus ada tambahan serapan beras? Menurut Arief, hal ini sesuai perintah hasil Rakor yang dipimpin Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) beberapa waktu lalu.
Dalam waktu dekat, pemerintah akan mengeluarkan cadangan pangan sebanyak 1,3 juta ton untuk stabilisasi harga dan pasokan pangan, ditambah bantuan pangan sebanyak 360 ribu ton.
"Sehingga harus ada pasokan beras yang seimbang antara keluar dan beras masuk," kata Arief.
Baca juga: Harga Beras Premium Melambung Tinggi, Mendag Zulhas Sarankan Konsumsi Beras Bulog
Untuk memenuhi target tersebut, pihaknya juga menggandeng Perpadi (Perkumpulan Penggilingan Padi).
"Kami tentu saja tidak bisa bekerja sendirian, harus menggandeng pihak lain, yaitu Perpadi, untuk memenuhi target tersebut," tambah Arief.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa pihaknya siap memenuhi tugas tersebut.
Menurut Rizal, tidak hanya serapan beras saja yang ditambah, tetapi juga ada serapan jagung sebanyak 1 juta ton.
"Untuk serapan jagung, kami bekerja sama dengan TNI-Polri yang sudah mulai mengolah tanah untuk tanam jagung," kata Rizal.
Baca juga: Mentan Andi Amran Ingatkan Bulog Bila Serap Gabah Bermasalah, Swasembada Pangan Terancam
Pihaknya optimistis bisa memenuhi target tersebut.
Ketua Umum Perpadi, Sutarto Alimoeso, mengatakan siap untuk bersinergi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung