Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 04 JUNI 2025 • 21:08 WIB

Cantik Itu Derita: Cerita Korban Pengguna Kosmetik Abal-abal Berbahaya

Cantik Itu Derita: Cerita Korban Pengguna Kosmetik Abal-abal BerbahayaIlustrasi korban pengguna kosmetik berbahaya.

INDOZONE.ID - Industri kosmetik di Indonesia berkembang pesat dengan kehadiran beragam merek di pasaran. Tak hanya merek besar yang sudah familiar, produk-produk baru hasil impor maupun produk lokal, bermunculan bak jamur di musim hujan.

Hanya saja, kondisi ini dinodai kehadiran sejumlah produk mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri atau raksa (hg), juga hidrokuinon.

Penindakan hukum terhadap tindak pidana ini bukan tidak dilakukan, sebab Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selalu melakukan pengawasan baik sebelum maupun sesudah masa produksi, yaitu setelah produk beredar di pasaran.

Hanya saja, merek-merek baru kosmetik, utamanya skincare, terus bermunculan dengan beberapa di antaranya mengandung bahan berbahaya seperti merkuri.

Bahaya Merkuri dalam Skincare

Cantik Itu Derita: Cerita Korban Pengguna Kosmetik Abal-abal BerbahayaPameran produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya di Denpasar, Bali.

Eklendro Senduk, dokter kecantikan sekaligus pemilik brand skincare, menyebut merkuri yang berharga murah, memang memiliki efek sangat cepat dalam memutihkan kulit. Hal ini membuat para pengusaha nakal fokus menjual efek pemutih instan, dengan mengabaikan beragam bahaya yang dapat ditimbulkan.

Padahal, merkuri atau raksa (Hg), yang merupakan satu-satunya logam berbentuk cair, sudah dimasukkan dalam daftar bahan berbahaya yang dilarang penggunaannya pada manusia.

Di dunia internasional, hal ini tercantum dalam Konvensi Minamata yang juga diadopsi Indonesia. Selain itu, pembatasan penggunaannya di Indonesia tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2019 tentang Aksi Nasional dan Penghapusan Merkuri.

Penggunaan merkuri dalam kosmetik dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius. Namun para produsen nakal mengabaikan hal ini karena gelap mata tergiur besarnya keuntungan.

"Karena merkuri ini efeknya bikin cepat putih kulit. Memberikan efek whitening yang cepat, yang instan,"

"Apalagi kan orang Indonesia tuh pengin putih semua, whitening minded. Jadi dengan efek yang instan, dengan harga yang murah meriah, tergiur kan," kata dokter yang kerap disapa Ekles itu saat ditemui Indozone.

Derita Korban Kosmetik Berbahaya

Cantik Itu Derita: Cerita Korban Pengguna Kosmetik Abal-abal BerbahayaKondisi wajah Vita Paulino setelah menggunakan kosmetik berbahaya, dan kini setelah berhenti.

Meski demikian, tak semua merek skincare yang mengandung merkuri dijual dengan harga murah. Vita Paulino, pernah menggunakan paket skincare yang ternyata mengandung merkuri dengan harga Rp250 ribu hingga Rp400 ribu.

Ibu rumah tangga di Surabaya ini tergoda memakainya demi tampil lebih cantik mempesona dengan kulit putih. Setelah penggunaan rutin pada 2011 hingga 2017, mulai timbul flek hitam di wajahnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release, Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Cantik Itu Derita: Cerita Korban Pengguna Kosmetik Abal-abal Berbahaya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!