INDOZONE.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah partai yang lahir dari Gagasan Anak Muda.
Awal terbentuknya PSI dipimpin oleh Grace Natalie atau nama lengkap Grace Natalie Louis.
Lalu siapakah Grace Natalie dan sepak terjangnya di Dunia Politik?
Grace lahir dari kedua pasangan yang bernama Brata Ngadiman (Ayah Grace) dan Anna Clementine (Ibu Grace).
Grace Natalie sendiri menikah dengan Kevin Osmond, dia dikarunia anak yang bernama Kenzo Alexander Osmond.
Grace lahir di Jakarta pada 4 Juli 1982 di Jakarta dengan nama lengkap Grace Natalie Lousia.
Grace diketahui mengambil jurusan akuntansi di Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie Jakarta.
Baca Juga: 54 TPS di Sulawesi Selatan Berpotensi Lakukan Pencoblosan Ulang karena Ditemukan Adanya Pelanggaran
Baca Juga: Profil AHY, Menteri ATR yang Baru Dilantik Presiden Jokowi
Di bangku perkuliahan, Grace juga menyambi jadi asisten dosen di berbagai mata kuliah.
Usai berkecimpung dengan dunia akuntansi, Grace setelah lulus memilih untuk berkarir menjadi jurnalis.
Awal mula karier jurnalisnya berawal dari salah satu ajang lomba yang diadakan oleh SCTV.
Singkat cerita, Grace berhasil meraih kemenangan. Dari situ, peluang menjadi jurnalis terbuka lebar.
Hingga Grace sempat bekerja di beberapa stasiun TV yang ada di Indonesia.
Setelah lulus pada 2004, Grace direkrut menjadi reporter di SCTV. Setelah dua tahun di SCTV, Grace pindah ke ANTV dan TVOne dua tahun berselang.
Selama menjadi jurnalis, Grace bahkan sempat mengambil kursus management di Belanda pada 2009 di Maastricht School of Management.
Setelah tiga tahun berkarir sebagai jurnalis di TVOne, pada 2012 Grace resign dan bergabung dengan lembaga riset Saiful Mujani Research and Consultant.
Saat bergabung, dirinya langsung mendapat jabatan CEO di lembaga tersebut. Di lembaga riset tersebut, Grace Natalie hanya bertahan 2 tahun.
Pada 2014, Grace bersama rekan-rekannya menggagas dan menginisiasi lahirnya PSI.
Sejak PSI berdiri pada 16 November 2014, Grace menjabat sebagai ketua umum hingga 2021.
Sepak terjangnya selama menjadi ketua umum sangat berliku. Di Pemilu 2019, misal, Grace mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.
Grace mencatatkan suara terbanyak di daerah pemilihan DKI Jakarta III dengan perolehan 179.949 suara.
Namun, impiannya untuk duduk di kursi dewan kandas karena PSI tidak memenuhi salah satu syarat parlemen, yaitu parliamentary threshold sebanyak 4 persen.
Dua tahun berselang, jabatan ketua umum PSI diserahkan kepada Giring Ganesha dan Grace beralih menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina PSI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Psi.id, Amatan