INDOZONE.ID - Bakal capres Ganjar Pranowo menginginkan warga yang mengikuti program transmigrasi menjadi orang yang sukses. Ini karena mereka telah meninggalkan daerah asalnya demi mengikuti program pemerintah.
Hal itu disampaikan Ganjar saat bertemu ribuan warga transmigran dari Pulau Jawa, di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Ganjar mengaku senang bisa bertemu masyarakat yang dominan berasal atau keturunan dari Tanah Jawa. Dalam kesempatan itu, Ganjar bicara soal pekerjaan hingga perlindungan pekerja.
"Ada banyak masukan, lagi-lagi masukan masyarakat tentang kesulitan pupuk dan bagaimana fluktuasi harga sawit. Kemarin terjadi bencana harga sampai Rp300 sekarang sudah sampai Rp2000," kata Ganjar, Senin (6/11/2023).
Baca Juga: Puncak Peringatan Hari Bakti Transmigrasi ke-72 Bakal digelar di Merauke
"Ini yang perlu dijaga dengan komunikasi, karena mereka meninggalkan daerah untuk mencari rejeki sehingga mereka harus mendapatkan kesuksesan. Sukses itu diraih ketika ada kolaborasi dengan pemerintah setempat," tambahnya.
Sementara itu, warga mengaku senang dengan kedatangan Ganjar. Kiswo, warga Jawa Tengah yang ikut program transmigrasi sejak 1982, berharap Ganjar dapat memberi perubahan positif jika terpili di Pilpres 2024.
"Senang Pak Ganjar kesini. Karena saya menuju 2024 itu presiden pilihan saya, biar lebih Indonesia maju lagi," ucap Kiswo.
Menurut Kiswo, Ganjar orangnya cerdas dan terbukti kepemimpinannya di Jawa Tengah membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat.
Baca Juga: HBT Ke-72, Mendes PDTT Beri Kado Rumah untuk 17 KK Transmigran
"Pak Ganjar orangnya enak, baik, cerdas dan merakyat. Sama-sama orang Jawa kita. Di sini juga mayoritas Jawa," ungkap pria yang berjualan di Alun-alun desa tersebut.
Bahagia juga dirasakan Rahayu Ningsing saat bertemu Ganjar. Ia berharap, kehadiran Ganjar mampu membawa kemajuan desanya, terutama di sektor UMKM.
"Pak Ganjar kan bagus mengembangkan UMKM, semoga di sini UMKM bisa maju. Pak Ganjar orangnya baik dan merakyat," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: