INDOZONE.ID - Pihak kepolisian turun tangan untuk mendalami kasus kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Laboratorium Forensik (Labfor) sendiri juga diturunkan demi mengungkap secara pasti penyebab kebakaran itu.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
Baca juga: Polisi Gulung Kurir 1 Kg Sabu dan Ekstasi di Terminal Senen, Ngaku Dapat Bayaran Puluhan Juta
Kombes Budi mengatakan kasus kebakaran itu kini tengah ditangani oleh Polres Bekasi dengan mengerahkan Tim Labfor.
"Penyebab kebakaran yang disertai ledakan dan semburan api tersebut saat ini masih dalam penyelidikan Polres Metro Bekasi dengan melibatkan Labfor untuk menemukan penyebab kejadian," kata Kombes Budi kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).
Baca juga: Pasukan PBB di Lebanon: 3 Prajurit Kontingen Garuda Gugur!
Budi juga membeberkan dampak dari kebakaran itu. Diketahui, kebakaran sempat merambat ke area sekitar SPBE.
"Kebakaran juga berdampak pada bangunan warga meliputi rumah, kontrakan, toko, warung, dan gudang rongsok dengan sejumlah bangunan mengalami kerusakan sedang hingga rusak parah," ucap Budi.
Akibat insiden tersebut, tercatat setidaknya ada belasan orang. Para korban mengalami luka-luka.
"Akibat kejadian tersebut, 13 orang mengalami luka bakar dan dievakuasi ke sejumlah rumah sakit," kata Budi.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran sempat terjadi melahap SPBE di kawasan Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi. Kebakaran itu disertai dengan ledakan.
Peristiwa mencekam yang terjadi pada Rabu, 1 April 2026 malam akhirnya berhasil dipadamkan. Tim pemadam kebakaran dibantu warga saling bergotong royong untuk memadamkan api.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan