Sabtu, 07 MARET 2026 • 16:21 WIB

Kompolnas Harap Polri Transparan Usut Kasus Polisi Tembak Remaja di Makassar

Author

Ilustrasi penembakan. (Freepik)

INDOZONE.ID - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) diketahui telah turun tangan memantau kasus tewasnya remaja bernama Bertrand Eko Prasetyo (18) usai terkena tembakan polisi di Makassar. Kompolnas kini meminta Polri untuk transparan menangani kasus tersebut.

"Kami berharap memang proses ini bisa dilakukan secara transparan, secara akuntabel ya oleh rekan-rekan kepolisian Polda Sulawesi Selatan," kata Komisioner Kompolnas, Choirul Anam kepada wartawan seperti dikutip pada Sabtu (7/3/2026).

Anam mendukung langkah cepat Polri dalam menangani perkara ini salah satunya dengan menetapkan tersangka terhadap oknum polisi tersebut.

Baca juga: Mabes Polri Sebut Polisi yang Tembak Remaja di Makassar Sudah Berstatus Tersangka

"Langkah yang baik dengan kecepatan apa penetapan tersangka, ya harus diteruskan dengan tindakan yang akuntabel dan transparan. Nah kami mendukung itu," ucap Anam.

Di sisi lain, Anam mengungkap langkah apa saja yang sudah dilakukan oleh Kompolnas. Salah satu langkahnya mendatangi langsung ke Makassar.

"Kompolnas dua hari terakhir ini berada di Makassar untuk kasus tersebut. Yang kami lakukan ya kami bertemu dengan keluarga korban, kami melihat langsung TKP, kami ketemu sama apa namanya, dokter yang melakukan autopsi," kata Anam.

"Kami juga bertemu dengan pelaku yang melakukan penembakan, termasuk juga kami bertemu dengan rekan-rekan kepolisian ya, baik Propam maupun Reskrim," sambungnya.

Anam juga membahas berkaitan dengan CCTV. Kompolnas bahkan tidak hanya melihat CCTV yang sudah beredar melainkan melihat CCTV dari sudut pandang berbeda.

"Dalam konteks fakta ya, kami tidak hanya mendapatkan CCTV yang sudah beredar di publik, tapi kami juga mendapatkan CCTV ya dengan sudut pandang yang berbeda, lebih jernih ya, lebih terang menggambarkan peristiwanya karena sudut pandangnya pas," kata Anam.

Baca juga: Kasus Polisi Tembak Remaja di Makassar, Begini Respons Mabes Polri

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja tewas tertembak pistol polisi di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Panakkukang, Makassar pada Minggu, 1 Maret 2026 lalu. Peristiwa bermula dikala korban bersama teman-temannya diduga terlibat tawuran dengan senjata mainan.

Aktivitas tawuran ini meresahkan warga sekitar karena sudah menutup jalan. Mendapat informasi demikian, polisi sendiri turun tangan mendatangi lokasi kejadian.

Sempat melepas tembakan peringatan, Iptu N menangkap korban. Nahas, dalam proses penangkapan, senjata Iptu N meletus mengenai korban.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU