INDOZONE.ID - Sosok Andi Syamsuddin Arsyad atau dikenal dengan Haji Isam sudah tak asing di telinga masyarakat Indonesia. Haji Isam merupakan pengusaha asal Kalimatan Selatan yang mendapat julukan "Crazy Rich Kalimantan".
Julukan ini diberikan karena kekayaan Haji Isam dari bisnisnya yang bergerak di bidang pertambangan dan energi.
Haji Isam bukan perintis, yang lahir dari keluarga kaya. Ia memulai kerajaan bisnisnya dari nol, menjadikannya simbol keberhasilan seorang perantau.
Nah dalam artikel ini, Indozone akan membahas profil Haji Isam, bisnis dan jumlah kekayaannya. Berikut ulasannya!
Baca juga: Dakwaan Jaksa: Konsultan Pajak Anak Perusahaan Haji Isam Suap Pejabat Pajak 3,5 Juta SGD
Profil Haji Isam
Haji Isam lahir pada 1 Januar 1977 di Batulicin, Kalimantan Selatan. Ia merupakan anak dari pasangan Andi Arsyad dan Wardatul Wardiyah.
Haji Isam merupakan pengusaha keturuanan bangsawan Bugis. Ia anak ke-6 dari 14 bersaudara, lima dari istri pertama ayahnya dan delapan dari ibunya.
Pada tahun 1996, Haji Isam menyelesaikan pendidikan SMA. Kala itu, ia tak melanjutkan ke jenjang kuliah karena terbentur ekonomi.
Ia pun memutuskan bekerja sebagai tukang ojek dan sopir truk kayu selama tiga tahun. Tak hanya itu, ia juga pernah bekerja serabutan, mulai dari tukang tebang pohon hingga buruh bongkar muat.
Bisnis Haji Isam
Haji Isam mulai membangun kerajaan bisnisnya saat mengenal dunia pertambangan batubara melalui seorang pengusaha keturunan Tionghoa di Surabaya.
Berbekal pergaulannya itu, Haji Isam belajar bisnis tambang batu bara. Di tahun 2003, ia pun mendirikan Jhonlin Baratama, yang kemudian berkembang menjadi Jhonlin Group.
Perusahaan yang dikelolanya kemudian tumbuh pesat, dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 400 ribu ton batu bara per bulan.
Seiring perkembangan tersebut, ia juga memperluas usahanya ke berbagai sektor lain, mulai dari logistik melalui Jhonlin Logistik, pelayaran lewat Jhonlin Marine and Shipping, hingga transportasi udara dengan mendirikan Jhonlin Air Transport.
Tak hanya itu, ia juga memiliki proyek besar di sektor pertanian melalui Jhonlin Agro Raya, yang bergerak di bidang biodiesel dan perkebunan kelapa sawit.
Di tahun 2017, Haji Isam membangun pabrik gula dan kebun tebu seluas 20.000 hektare di Bombana, Sulawesi Tenggara melalui perusahaan Jhonlin Batu Mandiri.
Jumlah Harta Haji Isam
Kekayaan Haji Isam diprediksi tembus US$ 9 miliar atau sekitar Rp150,5 triliun, berdasarkan penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (8/10/2025).
Nilai kekayaannya melonjak drastis karena penguatan signifikan harga saham tiga emiten perkebunan kelapa sawit miliknya.
Forbes mencatat, kekayaan Haji Isam berhasil melampaui Mochtar Riady & familiy senilai US$ 8,8 miliar.
Baca juga: Sosok Haji Isam, Crazy Rich Kalsel yang Perusahaannya Digeledah KPK Tapi Barbuknya Raib
Itulah profil Haji Isam, si "Crazy Rich Kalsel" yang punya gurita bisnis di bidang pertambangan dan energi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wikipedia