Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 23 JULI 2026 • 20:38 WIB

Direktur FBI Temui Kapolri, Apa Saja yang Dibahas?

Direktur FBI Temui Kapolri, Apa Saja yang Dibahas?Direktur FBI Amerika Serikat, Kash Patel, bertemu dengan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di Mabes Polri. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat, Kash Patel, mendatangi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), pada hari ini, Kamis (23/7/2026). Ia bertemu dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, untuk membahas sejumlah hal.

"Saya berharap kunjungan ini semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Polri dan FBI serta memberikan momentum baru bagi penguatan kerja sama penegakan hukum internasional, khususnya dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan lintas negara yang semakin kompleks," kata Kapolri Jenderal Sigit, dikutip pada Kamis (23/7/2026).

Direktur FBI Temui Kapolri, Apa Saja yang Dibahas?Direktur FBI Amerika Serikat, Kash Patel, bertemu dengan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di Mabes Polri. (Dok. Istimewa)

Kapolri mengungkapkan, kerja sama Polri dan FBI telah memiliki landasan yang kuat melalui Letter of Intent tentang Kerja Sama Timbal Balik dalam Pengembangan Kapasitas serta Pencegahan dan Penanggulangan Kejahatan Transnasional yang ditandatangani pada 5 Juli 2019 dan telah diperpanjang hingga tahun 2029.

Menurutnya, kerja sama ini juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas personel Polri. Hingga saat ini, 286 personel Polri telah mengikuti berbagai program pengembangan kapasitas bersama FBI.

Baca juga: Kapolri Temui Ojol hingga Pecalang di Bali, Apa yang Dibahas?

"Kami mengapresiasi pelaksanaan berbagai program pengembangan kapasitas bersama FBI yang telah diikuti oleh 286 personel Polri. Dukungan tersebut telah memberikan kontribusi penting bagi peningkatan profesionalisme, pengetahuan, dan kemampuan teknis personel Polri dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan modern," ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri juga menyoroti perkembangan kejahatan siber dan jaringan penipuan daring yang semakin terorganisasi. Berbagai modus seperti pig butchering, love scam, Business Email Compromise, phishing, ransomware, penipuan investasi, pencurian identitas hingga penyalahgunaan aset kripto dan aplikasi digital menjadi tantangan yang membutuhkan respons bersama.

"Polri berharap kerja sama operasional dapat diperkuat melalui pertukaran intelijen secara cepat, identifikasi pelaku dan jaringan, pelacakan aliran dana, pemulihan aset, serta pembentukan mekanisme koordinasi yang lebih efektif,” ujar Kapolri.

Kapolri juga mendorong penguatan kerja sama dalam menghadapi ancaman terorisme yang kini berkembang dengan memanfaatkan media sosial, platform digital, komunikasi terenkripsi, serta propaganda dengan sasaran kelompok rentan, termasuk generasi muda.

“Polri berharap kerja sama dengan FBI dapat diperluas dalam menghadapi radikalisasi daring, ekstremisme berbasis kekerasan, investigasi komunikasi digital, dan perlindungan masyarakat dari propaganda terorisme,” tuturnya.

Baca juga: Kapolri Pastikan Hubungan Polri dan Kejaksaan Agung Tetap Solid di Tengah Kasus Febrie Adriansyah

Lebih jauh, pimpinan tertinggi kepolisian di tanah air ini menegaskan pentingnya kerja sama dalam pemberantasan perdagangan orang dan penyelundupan manusia, termasuk melalui penguatan pertukaran informasi untuk mengidentifikasi pelaku, aliran dana, sarana komunikasi, serta keterkaitan jaringan dengan kejahatan transnasional lainnya.

“Polri berkomitmen untuk terus menjadi mitra yang dapat diandalkan FBI dalam memperkuat kerja sama penegakan hukum internasional. Kami berharap audiensi ini dapat meningkatkan pertukaran informasi, kerja sama operasional, pengembangan kapasitas, serta penyelesaian perkara yang menjadi perhatian bersama," pungkas Kapolri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Direktur FBI Temui Kapolri, Apa Saja yang Dibahas?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!