Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 20 MEI 2026 • 09:05 WIB

Catut Nama Wakil Kepala BGN, Komplotan Penipu Dapur MBG di Jabar Raup Rp2 Miliar

Catut Nama Wakil Kepala BGN, Komplotan Penipu Dapur MBG di Jabar Raup Rp2 MiliarKonfrensi pers pengungkapan kasus penipuan MBG. (Istimewa) 

INDOZONE.ID - Polda Jawa Baratmembongkar praktik penipuan bermodus operandi penjualan titik koordinat dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Aksi kejahatan ini memanfaatkan program nasional yang tengah berjalan demi mengelabui masyarakat yang berminat menjadi mitra penyedia konsumsi.

Pihak kepolisian bergerak cepat setelah mengendus pergerakan para pelaku yang menyasar sejumlah daerah di wilayah hukum Jawa Barat. 

Berdasarkan hasil penyelidikan, pergerakan komplotan ini terstruktur dan menyasar para korban yang minim informasi mengenai prosedur resmi pengadaan program pemerintah.

Baca juga: Viral Pencurian Motor di Stasiun Pocin Depok Akibat Kunci Menyantel, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Para pelaku melancarkan aksinya dengan cara meyakinkan calon mitra bahwa mereka memegang kendali atas penentuan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

Kepercayaan korban semakin tebal setelah komplotan ini menyodorkan berbagai berkas identitas dan dokumen penunjukan lokasi yang belakangan diketahui sebagai hasil manipulasi.

Aksi penipuan ini semakin mulus lantaran salah satu pelaku nekat membawa nama petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) demi memuluskan negosiasi dan transaksi finansial. Hubungan kekerabatan fiktif pun sengaja diembuskan agar para calon korban tidak menaruh curiga sedikit pun saat diminta menyetorkan sejumlah dana.

Baca juga: RS Sumber Waras Buka Suara Terkait Heboh Selebgram Ansy Jan Dirawat Usai Dibegal, Ini Katanya

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Ade Saparu, menjelaskan bahwa tersangka utama berinisial YRN menawarkan kepada masyarakat kesempatan membuka dapur SPPG MBG dengan syarat menyerahkan sejumlah uang.

“Modus operandi tersangka YRN menawarkan dan menjanjikan kepada para korban dapat membuka SPPG dengan syarat memberikan uang Rp75 juta hingga Rp150 juta,” ujar Ade Sapari kepada media, Selasa (19/5/2026).

Pertemuan demi pertemuan digelar di lokasi strategis untuk menjaring korban, termasuk salah satunya di wilayah Kota Banjar. Di sana, para pelaku kembali menegaskan pengaruh mereka dalam birokrasi pengadaan proyek dapur instansi pengelola gizi tersebut.

“Pelaku menyampaikan bahwa pembukaan titik SPPG dapat dilakukan asalkan korban membeli titik koordinat dengan nilai tertentu. Setelah pembayaran dilakukan, korban diberikan ID SPPG palsu,” kata Ade.

Baca juga: Terima Aliran Dana hingga Bekingi Peredaran Narkoba, Segini Harta Kekayaan AKP Deky Jonathan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rilis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Catut Nama Wakil Kepala BGN, Komplotan Penipu Dapur MBG di Jabar Raup Rp2 Miliar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!