Pembunuhan dan mutilasi di Bekasi. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)
INDOZONE.ID - Kasus pembunuhan dan mutilasi dengan korban berinisial AH yang jasadnya ditemukan di dalam freezer kios ayam geprek di kawasan Serang Baru, Kabupaten Bekasi mulai menemui titik terang. Polda Metro Jaya berhasil meringkus dua pelaku dari balik kasus sadis ini.
"Benar, Subdit Jatanras telah mengamankan dua orang pelaku dalam perkara ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).
Kedua pelaku antara lain berinisial DS alias A dan S. Keduanya ditangkap pada Minggu, 29 Maret kemarin di lokasi persembuyian mereka di kawasan Desa Sindang Panji, Cikijing, Kabupaten Majalengka.
Baca juga: Polda Metro Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Wanita Sisa Tulang di Depok
Pihak kepolisian sendiri belum berkomentar lebih dalam berkaitan dengan kasus tersebut termasuk motif dibalik kasus ini. Pasalnya, proses penyelidikan masih terus berlangsung.
"Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mendalami motif, konstruksi peristiwa, serta peran masing-masing pihak," ucap Budi.
Mantan Kapolresta Malang Kota ini juga berharap masyarakat untuk bersabar menunggu proses penyidikan ini rampung. Dia menegaskan jika pihaknya akan mengungkap secara terang benderang kasus ini.
"Kami mohon masyarakat memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara maksimal. Seluruh fakta akan dibuka secara bertahap berdasarkan hasil pemeriksaan, alat bukti dan temuan forensik," kata Budi.
"Komitmen kami adalah menuntaskan perkara ini secara profesional, proporsional dan akuntabel," sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, kasus mutilasi ini terungkap diawali dari bos yang baru saja pulang mudik dari Cilacap kemudian langsung mengecek kondisi kiosnya usai ditinggal mudik. Perhatian tertuju pada bau menyengat yang bersumber pada freezer.
Baca juga: Terkuak Motif Sebenarnya Pembunuhan di Bekasi, Polisi Pastikan Murni Perampokan
Saat freezer dibuka, jasad karyawanya sendiri sudah berada di dalamnya. Jasad itu ditemukan dalam kondisi termutilasi dengan bagian tangan dan kaki hilang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan