Empat pelaku intelektual penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) Bank BRI. (Ist)
INDOZONE.ID - Sengkarut kasus kematian Kepala Cabang Pembantu (Kacab) Bank BRI di Jakarta bernama Mohamad Ilham Pradipta (35) ditangan para penculik kini sudah menghasilkan 15 orang sebagai tersangka. Polisi bilang belasan tersangka itu memiliki peranan yang berbeda-beda.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim mengungkap ada empat klaster dari para tersangka berdasarkan peranan mereka. Salah satunya ada yang berperan sebagai aktor intelektual.
"Ada klaster yang membuntuti dan klaster yang menculik," kata AKBP Abdul Rahim kepada wartawan, Rabu (27/8/2025).
Baca juga: 15 Tersangka Kasus Pembunuhan Kacab Bank Terbagi dalam Beberapa Klaster
Sedangkan peranan yang terakhir yakni klaster eksekusi alias tersangka yang berperan membunuh hingga membuang jasad korban.
"Klaster penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan membuang korban," paparnya.
Rabu siang, 20 Agustus 2025 lalu menjadi hari terakhir Mohamad Ilham Pradipta dapat menghirup udara segar sesaat sebelum dibunuh. Dia diculik sejumlah orang dan dipaksa masuk ke dalam sebuah mobil di area parkiran di Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Satu hari berselang, korban ditemukan dalam kondisi sudah tewas di Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Dia ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Baca juga: UGM Bekukan Status Akademik Mahasiswa Terkait Kasus Pembunuhan Kacab Bank BRI
Jasad korban ditemukan dalam kondisi tangan dan kaki terikat. Sedangkan mata korban dililit dengan lakban.
Polda Metro Jaya sendiri langsung bergerak cepat menangani kasus tersebut hingga berhasil menangkap sebanyak 15 orang. Salah satu pelaku yang ditangkap berperan sebagai aktor intelektual dari penculikan ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan