Fakta-Fakta kasus penculikan dan pembunuhan Kepala KCP BRI. (Dok. Istimewa)
INDOZONE.ID - Rumah Sakit Polri Kramat Jati membeberkan hasil visum terhadap jasad Muhammad Ilham Pradipta (MIP), Kepala Cabang Pembantu BRI di Jakarta yang tewas setelah diculik hingga dibunuh. Hasil visumnya menemukan adanya tindakan kekerasan yang dialami oleh korban.
"Atas dasar surat permintaan visum Polres Jaktim dan persetujuan keluarga telah dilakukan pemeriksaan jenazah dan pemeriksaan dalam atau autopsi pada hari Kamis tanggal 21 Agustus 2025," kata Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono kepada wartawan, Jumat (22/8/2025).
Hasilnya, jenazah tersebut ditemukan adanya tanda kekerasan pada bagian luar dan dalam tubuh korban.
Baca juga: Hari Kelima Airdrop Satgas Garuda Merah Putih II: Bantuan ke Gaza Tembus Lebih 61 Ton
"Luka-lukanya bagian dada dan leher. (Penyebab kematian akibat) benda tumpul," ucapnya.
Selain itu, disinyalir adanya indikasi korban kesulitan untuk bernafas hingga berakhir tewas.
"Kemungkinan ada tekanan pada tulang leher dan dada yang menyebabkan dia kesulitan bernafas," kata Prima.
Pasca visum selesai, jasad korban diserahkan ke pihak keluarganya.
Baca juga: Keluarga Korban Meninggal KMP Tunu Pratama Jaya Akan Dapat Santunan Rp145 Juta
Diwartakan sebelumnya, seorang Kepala Cabang Pembantu BRI di Jakarta bernama Muhammad Ilham Pradipta (37) diculik oleh sekelompok kawanan penculik. Korban bahkan sampai dibunuh.
Peristiwa penculikan itu terjadi pada Rabu, 20 Agustus 2025 yang lalu di parkiran supermarket kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Polda Metro Jaya sendiri sudah menangkap empat pelaku dan masih mengembangkan kasus tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan