Selasa, 25 MARET 2025 • 14:40 WIB

Menteri Islandia Urusan Anak Mundur karena Skandal Hubunga sama Anak Remaja Terkuak

Author

Menteri Islandia Urusan Anak, Ásthildur Lóa Þórsdóttir,

INDOZONE.ID - Menteri Urusan Anak negara kepulauan Atlantik Utara, Islandia, Asthildur Loa Thorsdottir, memutuskan keluar dari pemerintahan akibat hubungan yang ia jalani dengan seorang remaja pada 30 tahun silam terungkap publik.

Hubungan Thorsdottir mulai terendus setelah penyiar nasional RÚV mengungkapkan pada minggu lalu, bahwa ia memiliki seorang anak ketika berusia 23 tahun dan ayah dari bayi tersebut berusia 16 tahun.

RÚV melaporkan bahwa hubungan mereka dimulai setelah keduanya bertemu di kelompok pemuda gereja ketika sang remaja masih berusia 15 tahun.

Di bawah hukum Islandia, individu di bawah 18 tahun dianggap sebagai anak-anak.

Meskipun batas usia persetujuan seksual adalah 15 tahun, terdapat pengecualian untuk hubungan yang melibatkan mentor, guru, atasan, atau mereka yang berada dalam posisi ketergantungan finansial atau emosional.

Baca Juga: Tragis! Bocah 8 Tahun di Tebet Diduga Jadi Korban Pelecehan di Rumah Neneknya

Pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenai hukuman hingga tiga tahun penjara.

Dalam sebuah pernyataan, Thorsdottir mengonfirmasi hubungan tersebut dengan mengatakan bahwa ia bukan pemimpin kelompok gereja, hanya seorang anggota biasa.

Dia juga mengatakan bahwa hubungan antara orang-orang dengan perbedaan usia seperti itu sama sekali tidak jarang terjadi, meskipun tidak diinginkan.

Ia mengatakan bahwa hubungan tersebut hanya berlangsung beberapa minggu, meskipun sang ayah (anak remaja tersebut) hadir saat kelahiran anak mereka.

RÚV melaporkan bahwa sang ayah berusaha mendapatkan akses untuk bertemu anak mereka melalui bantuan dari Kementerian Kehakiman dan Layanan Keluarga Gereja, tetapi Thorsdottir tetap melarangnya untuk bertemu. 

Selama bertahun-tahun, sang ayah hanya diizinkan bertemu anaknya selama dua jam per bulan, yang jika ditotalkan berarti hanya sekitar 24 jam per tahun, sementara ia tetap membayar tunjangan anak selama 18 tahun.

Menurut RÚV, seorang kerabat dari ayah anak tersebut melaporkan kasus ini ke Kantor Perdana Menteri seminggu lalu, dengan asumsi bahwa informasi tersebut akan dirahasiakan.

Namun ternyata, Thorsdottir diberitahu tentang laporan tersebut serta identitas pelapornya. Ia diduga menghubungi orang tersebut secara langsung dan bahkan mendatangi rumahnya.

Baca Juga: Korban Pelecehan AKPB Fajar Ada 3 Anak di Bawah Umur, 1 Sudah Dewasa

Menyusul pengungkapan ini, Thorsdottir telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai menteri.

Pemerintah belum memberikan komentar apakah akan ada konsekuensi hukum atau politik lebih lanjut.

Meskipun telah meninggalkan pemerintahan, Thorsdottir tetap menjadi anggota parlemen untuk Partai Rakyat yang merupakan bagian dari koalisi pemerintahan dengan dipimpin oleh Perdana Menteri Kristrún Frostadóttir dari Aliansi Sosial Demokrat.

Islandia sendiri merupakan negara kepulauan vulkanik yang terletak di bawah Lingkar Arktik dengan populasi kurang dari 400.000 jiwa.

Parlemen Islandia yang didirikan pada tahun 930 oleh para pemukim Viking, dianggap sebagai badan legislatif tertua di dunia.

Penulis: Sekar Andini Wibisono Putri

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: AP News

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU