Senin, 26 FEBRUARI 2024 • 13:55 WIB

Balas Serangan Palestina, Israel Berencana Bangun 3.300 Rumah Ilegal di Tepi Barat

Author

Israel bangun pemukinan di Tepi Barat. (REUTERS/Mohamad Torokman)

INDOZONE.ID -  Israel berencana membangun 3.300 rumah ilegal di Tepi Barat sebagai balasan serangan Palestina di Maale Adumim, yang menewaskan satu orang dan melukai lima orang Israel.

"Musuh-musuh kita tahu bahwa setiap kerusakan pada kita akan menyebabkan banyak konstruksi dan lebih banyak pembangunan, dan lebih banyak cengkeraman kita di seluruh negeri," kata Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, di akun X pada Kamis (22/2/2024).

Baca Juga: White House Membatalkan Kebijakan West Bank dan Menyebut Pemukiman Israel Ilegal

Keputusan tersebut juga ditentang oleh Amerika Serikat, karena karena dianggap tidak sesuai dengan hukum internasional. 

Pemerintahan kami mempertahankan penolakan tegas terhadap perluasan pemukiman,” kata Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken dikutip dari Reuters.

Melansir dari AP News, rencananya tersebut telah didukung penuh oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu serta Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant. 

Rencananya, pembangunan ribuan hunian ini akan disetujui dalam dua minggu mendatang. 

Baca Juga: Serangan Israel Terhadap Rafah di Gaza Tewaskan Banyak Keluarga

Jika proyek tersebut disetujui diperkirakan akan ada sekitar 700 ribu penduduk Israel menempati  300 hunian ilegal di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Sementara itu, sejak 7 Oktober, kasus kekerasan juga meningkat di wilayah tersebut.

Menurut laporan pejabat kesehatan Palestina, ada lebih dari 400 warga Palestina tewas oleh aksi penembakan oleh tentara Israel di Tepi Barat.

Penulis: Gina Nurulfadilah 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters, AP News

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU