INDOZONE.ID - Pada hari Selasa (6/2/2024) siang, masyarakat Cile dikejutkan dengan berita meninggalnya sang mantan Presiden, Sebastian Pinera akibat mengalami kecelakaan helikopter.
Lokasi kejadiannya terletak di sebelah selatan Danau Ranco di Desa Ilihue, Lago Ranco, Los Rios. Diduga kalau helikopter yang rupanya dikemudikan oleh Sebastian terjatuh usai kehilangan kendali akibat cuaca buruk.
Kronologi Kecelakaan
Saat kejadian, Sebastian baru selesai mengadakan jamuan makan siang di rumah Jose Cox, seorang pengusaha di Cile yang tinggal di Ilihue.
Bersama Sebastian, Ia mengajak Adiknya yang bernama Magdalena dan seorang pengusaha lainnya bernama Ignacio Guerrero dan putranya, Bautista.
Baca Juga: Simak Rekayasa Lalin di JIS saat Kampanye Akbar Anies-Cak Imin Besok
Sebastian yang kebetulan memiliki surat izin menerbangkan pesawat menjadi pilot dari helikopter yang membawanya. Saat lepas landas, karena faktor cuaca yang sedang berkabut membuat jarak pandang Sebastian terbatas.
Hingga akhirnya, helikopter pun hilang kendali dan terjatuh di bagian selatan Danau Ranco. Kejadiannya sendiri terjadi di pukul 14:57 waktu setempat.
Upaya Penyelamatan dan Proses Investigasi
Setelah kejadian, pihak berwajib pun didatangkan dan menyelamatkan para korban. Hanya Sebastian yang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan Magdalena, Ignacio dan Bautista berhasil selamat walaupun mengalami luka-luka.
Pada pukul 17:00 waktu setempat, jenazah Sebastian baru ditemukan oleh Angkatan Laut Cile di kedalaman 28 meter dalam danau.
Dalam hasil penyelidikan, Sebastian meninggal akibat tenggelam di danau, Ia berhasil selamat dari helikopter yang terjatuh, tapi dampak dari jatuhnya helikopter membuatnya tak sadarkan diri dan tenggelam.
Baca Juga: Pacarnya Ditangkap Kasus Pembunuhan, Tamara Tyasmara Bilang Begini Sambil Nangis
Ungkapan Belasungkawa dari Berbagai Pihak
Presiden Cile Gabriel Boric langsung mengumumkan hari berkabung Nasional selama 3 hari pada pukul 18:00 setelah kejadian.
Presiden Boric bersama jajaran menterinya ikut menghadiri upacara pemakaman Sebastian. Mula-mula, Angkatan Udara Cile ditugaskan untuk membawa bangkai helikopter berjenis Robinson R44 Raven II beserta jenazah Sebastian ke Bandara Internasional Arturo Merino Benitez.
Lalu, diadakan upacara penghormatan oleh tentara Cile disana, kemudian jenazah Sebastian dibawa ke markas besar Kongres Nasional Cile.
Pada Jumat (9/2/2024) pagi waktu setempat, jenazah Sebastian dibawa ke Katedral Metropolitan Santiago untuk dilakukan pemberkatan, setelah itu jenazahnya dimakamkan di Pemakaman Parque del Recuerdo.
Selain dari dalam negeri, ucapan bela sungkawa juga disampaikan oleh beberapa petinggi negara lain. Tidak hanya itu, Josep Borrell selaku perwakilan dari organisasi Uni Eropa juga menyampaikan pesan bela sungkawa untuk Sebastian dan keluarganya.
Baca Juga: Pacar Tamara Tyasmara Terancam 20 Tahun Penjara atas Dugaan Pembunuhan Berencana
Sekilas Tentang Sebastian Pinera
Sebastian yang terlahir dengan nama Miguel Juan Sebastian Pinera Echenique adalah seorang pengusaha dan tokoh politik Cile yang pernah menjabat sebagai Presiden Chili selama 2 periode, 2010-2014 dan 2018-2022. Ia lahir di Santiago, Cile pada 1 Desember 1949.
Prestasinya sebagai Presiden di Chili diantaranya mulai dari berhasil membangun kembali Cile yang keterpurukan usai terkena gempa di tahun 2010, ikut turun tangan dalam upaya penyelamatan 33 orang penambang yang terjebak di Tambang Copiapo pada 5 Agustus 2010 dan menjadi salah satu Presiden yang cepat tanggap saat wabah COVID-19 menyerang dunia.
Jimmy Sanchez, salah satu penambang yang pernah ditolong oleh Sebastian saat kejadian tambang di tahun 2010 silam turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya sang mantan Presiden. Ia juga merasa bersyukur karena masih diizinkan untuk hidup berkat jasanya Beliau.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daily Mail UK