Senin, 29 JANUARI 2024 • 10:20 WIB

Tragedi di Laut Jeju Korsel: Kapal Penangkap Ikan Tenggelam, Satu dari Dua Pelaut dari Indonesia Hilang

Author

Pencarian kapal nelayan kecil di kawasan Jeju Korea Selatan. (Screenshoot/YTN.CO.KR)

INDOZONE.ID - Sebuah cerita tragis menyelimuti perairan lepas pantai Pulau Jeju ketika sebuah kapal nelayan kecil mengalami nasib buruk, menyebabkan dua dari tiga awak kapal hilang dalam insiden yang menggetarkan hati.

Berita ini menjadi sorotan utama ketika penjaga pantai segera merespons kejadian tersebut dengan operasi pencarian yang intensif di lokasi kejadian. Pada tanggal 28 Januari 2024, Stasiun Penjaga Pantai Seogwipo menerima laporan darurat dari Pusat Kontrol Lalu Lintas Maritim Jeju pada pukul 21.52 pada hari sebelumnya.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa Kapal Penangkapan Ikan Gabungan Darat Seongsan Shipping A, dengan bobot 4,11 ton, mengalami banjir di 18,5 km sebelah tenggara Pyeosun, Kota Seogwipo.

Ketika penjaga pantai tiba di lokasi kejadian, ditemukan bahwa lambung kapal tidak lagi terlihat, menimbulkan dugaan bahwa kapal tersebut telah tenggelam. Informasi lebih lanjut mengungkapkan bahwa di dalam kapal tersebut terdapat tiga orang awak, termasuk seorang kapten kapal dari Korea dan dua pelaut dari Indonesia.

Baca Juga: Korsel Latihan Perang sama AS dan Jepang, Korut Tembakkan Rudal sampai Uji Senjata Nuklir

Pencarian kapal nelayan kecil di kawasan Jeju Korea Selatan. (Screenshoot/YTN.CO.KR)

Dalam kejadian tragis ini, satu dari dua pelaut Indonesia yang berhasil selamat hanyut ke lepas pantai dan beruntung diselamatkan oleh kapal nelayan terdekat. Namun, kondisinya memprihatinkan, mengalami hipotermia, dan segera dibawa ke Pelabuhan Seongsan sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Universitas Jeju untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

Penjaga pantai telah meluncurkan operasi penyelamatan yang melibatkan 10 kapal keamanan dan tim penyelamat. Upaya pencarian dilakukan dengan dukungan angkatan laut, kapal penangkap ikan, dan kapal dagang swasta. Meskipun telah diterjunkan empat pesawat yang menjatuhkan 122 suar selama pencarian sepanjang malam, sayangnya, tidak ada korban jiwa yang berhasil ditemukan.

Pencarian kapal nelayan kecil di kawasan Jeju Korea Selatan. (Screenshoot/YTN.CO.KR)

Dalam upaya lanjutan, penjaga pantai berencana untuk melibatkan sistem prediksi arus laut untuk melakukan pencarian tiga dimensi di sekitar area yang dicurigai sebagai lokasi kecelakaan. Langkah ini diambil dalam harapan menemukan jejak dua awak kapal yang masih hilang.

Baca Juga: Bikin Panik, Kapal Tongkang yang Dihantam Ombak di Parepare Nyaris Tabrak Kapal Nelayan

Investigasi menyeluruh akan dilakukan oleh penjaga pantai segera setelah kondisi pelaut Indonesia yang berhasil diselamatkan menjadi stabil. Keterangan resmi mengenai penyebab pasti kecelakaan ini akan menjadi fokus dalam upaya untuk memahami dan mencegah insiden serupa di masa mendatang.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Yonhap

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU