INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali mengalami percobaan pembunuhan saat hadir di acara White House Correspondents' Dinner di Washington, Sabtu (25/4/2025) malam waktu setempat.
Menurut laporan, seorang pria membawa senjata menerobos pos pemeriksaan keamanan di luar ballroom yang diduga ingin menyerang Trump. Namun pelaku berhasil dilumpuhkan oleh agen Secret Service setelah terdengar suara tembakan.
Insiden ini langsung menyita perhatian dunia dan memicu berbagai reaksi dari para pemimpin global. Banyak yang menyampaikan keprihatinan sekaligus dukungan kepada Trump dan istrinya yang berhasil dievakuasi dengan selamat.
Baca juga: Ini Wajah dan Identitas Pelaku Penembakan Donald Trump di White House Dinner
Berikut ini sejumlah pernyataan dan ucapan dari para pemimpin dunia terkait insiden tersebut.
Inggris
Duta Besar Inggris untuk AS, Christian Turner, menyebut sejumlah staf Kedutaan Inggris turut hadir dalam acara tersebut. Ia mengapresiasi respons cepat dan profesional dari Secret Service.
“Kami bersyukur Presiden dan seluruh tamu selamat, serta mendoakan petugas yang terluka,” ujarnya.
Perdana Menteri Keir Starmer mengaku terkejut dengan insiden tersebut dan mengecam keras aksi kekerasan.
“Serangan terhadap institusi demokrasi dan kebebasan pers harus dikutuk tanpa kompromi,” tegasnya.
Australia
Perdana Menteri Anthony Albanese memuji langkah cepat aparat keamanan AS. Ia bersyukur Trump dan istri selamat tanpa mengalami luka.
“Saya lega mendengar Presiden, Ibu Negara, dan seluruh tamu dalam kondisi aman,” katanya.
Kanada
Perdana Menteri Mark Carney juga turut lega bahwa Trump, istri, pejabat lain serta para tamu selamat dari insiden tersebut.
“Kekerasan politik tidak punya tempat dalam demokrasi mana pun,” ujarnya.
Uni Eropa
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mengapresiasi respons cepat aparat dan menegaskan bahwa kekerasan tidak boleh ada dalam politik.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, juga mengecam insiden tersebut.
“Acara yang seharusnya merayakan kebebasan pers tidak boleh berubah menjadi momen penuh ketakutan,” katanya.
Spanyol
Perdana Menteri Pedro Sánchez turut mengutuk serangan yang menimpa Trump dan pejabat AS.
“Kekerasan bukanlah jalan. Kemajuan hanya bisa dicapai melalui demokrasi, hidup berdampingan, dan perdamaian,” ujarnya.
Meksiko
Presiden Claudia Sheinbaum menyampaikan kelegaan atas keselamatan Trump dan istrinya.
“Kami menyampaikan rasa hormat. Kekerasan tidak boleh menjadi pilihan,” tulisnya.
Israel
Menteri Luar Negeri Gideon Sa’ar menyatakan solidaritas penuh terhadap AS.
“Israel berdiri bersama Amerika Serikat dan mengecam keras insiden ini. Tidak ada toleransi untuk kekerasan politik,” tegasnya.
Presiden Isaac Herzog juga menyampaikan doa bagi keselamatan para pemimpin AS dan pemulihan petugas yang terluka.
Sementara itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengaku terkejut atas upaya pembunuhan tersebut, namun lega karena Trump dalam kondisi aman.
Pakistan
Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyebut dirinya sangat terkejut dengan insiden tersebut dan mendoakan keselamatan Trump.
Wakil Perdana Menteri Ishaq Dar menegaskan bahwa kekerasan adalah musuh diplomasi dan tidak bisa ditoleransi.
Lebanon
Presiden Joseph Aoun mengirimkan pesan solidaritas kepada Trump, sekaligus mengecam segala bentuk kekerasan yang mengancam stabilitas dan keamanan.
India
Perdana Menteri Narendra Modi menyatakan kelegaan atas keselamatan Trump dan menegaskan bahwa kekerasan tidak memiliki tempat dalam sistem demokrasi.
Venezuela
Presiden sementara Delcy Rodríguez mengecam keras upaya serangan terhadap Trump. Ia mengatakan bahwa kekerasan bukan jalan menuju perdamaian.
Baca juga: Tersangka Penembakan di Acara Gedung Putih Akui Incar Pejabat Pemerintah AS
“Kekerasan bukanlah pilihan bagi mereka yang menjunjung nilai perdamaian,” ujarnya.
Insiden ini tidak hanya mengguncang Amerika Serikat, tetapi juga memicu perhatian global terhadap isu keamanan dan stabilitas politik.
Para pemimpin dunia sepakat dalam satu hal: kekerasan politik tidak dapat dibenarkan dan harus ditolak demi menjaga nilai-nilai demokrasi dan kebebasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aljazeera