Peringatan untuk Iran, Donald Trump Klaim AS Perkuat Persenjataan Selama Gencatan Senjata
INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan kekuatan persenjataan negaranya makin kuat dalam masa gencatan senjata dua pekan dengan Iran.
AS memanfaatkan masa gencatan senjata yang berlaku sejak 7 April lalu, untuk mengisi kembali stok amunisi.
Bahkan, Trump menegaskan bahwa kekuatan tempur AS kini lebih kuat ketimbang empat atau lima pekan lalu.
“(Gencatan senjata) menurut saya hal yang baik, karena kami kini terisi penuh. Kami mempunyai banyak amunisi, kami memiliki begitu banyak segalanya… jauh lebih kuat dibanding empat atau lima pekan lalu. Jadi, kami memanfaatkannya kesempatan ini untuk mengisi kembali stok,” kata Trump, dikutip dari Antara, Rabu (22/4/2026).
Trump menilai AS bukan satu-satunya pihak yang memanfaatkan gencatan senjata untuk memperkuat diri. Ia menilai, Iran pun berpeluang melakukan hal serupa.
Baca juga: Presiden AS Donald Trump Ancam Iran: Banyak Bom Meledak jika Gencatan Senjata Berakhir
Gencatan Senjata Lanjut atau Damai Tercapai?
Tak lupa, Trump membeberkan bahwa peluang gencatan senjata kembali terjadi amat kecil jika kesepakatan urung tercapai hingga Rabu (22/4/2026) malam waktu setempat.
Diketahui, perundingan kedua antara AS dan Iran rencananya digelar di Islamabad, Pakistan. Perundingan itu bertujuan untuk mengakhiri perang antara AS-Israel dengan Iran yang sudah berlangsung sejak 28 Februari silam.
Pada pertemuan pertama di tempat yang sama, pada 11 dan 12 April, kesepakatan urung tercapai antara AS dengan Iran. Oleh sebab itu, pertemuan kedua digelar demi tercapainya kesepakatan.
Namun, jika tidak ada kesepakatan dan masa gencatan senjata selesai, Trump memperingatkan bahwa akan ada banyak bom meledak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara