INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait hubungan China dalam perang melawan Iran.
Pada Rabu (15/4/2026) waktu setempat, Trump dalam unggahan di media sosialnya menyebut China sepakat untuk tak memberi dukungan senjata kepada Iran.
Namun klaim Trump dibantah oleh Presiden China, Xi Jinping dengan menyebut negaranya akan tetap memberikan dukungan militer kepada Iran.
Baca juga: Dampak AS Blokade Selat Hormuz: Harga Minyak dan Gas Global Melonjak?
Selain itu, Trump juga mengklaim bahwa Xi Jinping senang dengan langkah AS yang ingin membuka kembali Selat Hormuz setelah ditutup Iran selama beberapa pekan.
Diketahui, AS terus-terusan mendesak Iran untuk kembali membuka Selat Hormuz karena merupakan jalur penting distribusi minyak dunia.
"Saya melakukan ini juga untuk mereka dan untuk dunia. Situasi seperti ini tidak akan terjadi lagi," tulis Trump di Truth Social.
"Mereka telah sepakat untuk tidak mengirim senjata ke Iran. Presiden Xi akan memeluk saya dengan hangat saat saya datang dalam beberapa minggu ke depan," tambahnya.
Hingga kini, Kedutaan Besar China di AS belum memberikan tanggapan resmi. Namun sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyebut laporan terkait dukungan militer China ke Iran sebagai “sepenuhnya tidak benar”.
Baca juga: Bareskrim Bongkar Sindikat Phishing Lintas Negara, Keuntungannya Capai Rp25 Miliar!
“China selalu bertindak hati-hati dan bertanggung jawab dalam ekspor produk militer, serta menjalankan kontrol ketat sesuai hukum dan kewajiban internasional,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: KATV