Rabu, 15 APRIL 2026 • 09:11 WIB

Donald Trump Buka Peluang Berunding Lagi dengan Iran dalam 2 Hari ke Depan: Bakal Damai?

Author

Presiden AS, Donald Trump. (REUTERS/Kevin Lamarque)

INDOZONE.ID - Perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran mungkin akan digelar lagi dalam waktu dekat.

Sebelumnya, perwakilan kedua negara telah melangsungkan perundingan di Pakistan, pada akhir pekan lalu. Akan tetapi, kesepakatan yang mengakhiri perang di antara kedua negara, urung tercapai.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelum menaiki pesawat Air Force One. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Bahkan, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, justru menyatakan memblokade Selat Hormuz, yang memperkeruh suasana di tengah gencatan senjata selama dua pekan dengan Iran.

Namun, angin segar datang dari kubu AS. Donald Trump mengungkapkan rasa optimistis perihal kemungkinan terlaksananya perundingan dengan Iran dalam dua hari ke depan.

Baca juga: Polda Metro Gagalkan Peredaran 4,8 Kg Sabu Asal Iran, 2 Jaringanya Ditangkap!

"Sesuatu bisa terjadi dalam dua hari ke depan,” kata Donald Trump dalam wawancara telepon dengan New York Post, Selasa 14 April 2026, dikutip dari Antara, Rabu (15/4/2026).

Donald Trump juga memuji kinerja Marsekal Lapangan Pakistan, Jenderal Asim Munir, yang mencoba menengahi konflik AS dengan Iran.

"Dia fantastis, dan karena itu kemungkinan besar kami akan kembali ke sana," jelas Donald Trump.

Namun, sebelum pernyataan bermuatan optimisme itu, Donald Trump sempat menyebut akan melakukan perundingan di lokasi lain dalam telepon pertamanya.

“Kami mungkin akan pergi ke lokasi lain. Kami sudah mulai memikirkan lokasi lain (untuk perundingan),” ujarnya.

Penyebab perubahan pendapat Donald Trump dalam sambungan telepon pertama dan kedua, belum diketahui.

Sementara itu, di tempat terpisah, hal serupa diungkapkan oleh seorang pejabat Gedung Putih. Ia menyatakan perundingan lanjutan dengan Iran mungkin terjadi meski belum tahu kapan.

"Pembicaraan selanjutnya sedang dibahas tetapi belum ada yang dijadwalkan saat ini," kata pejabat tersebut.

Perang Sejak Akhir Februari 2026

Perang Iran dengan AS-Israel dimulai dengan serangan ke pihak Teheran pada 28 Februari 2026. Serangan itu turut merenggut nyawa mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Posisi Ali Khamenei pun digantikan oleh putra keduanya, Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei, yang dipilih oleh Majlis Ahli.

Iran tidak tinggal diam atas serangan AS-Israel. Pihak Teheran menyerang Israel dan sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Baca juga: Presiden Iran Kutuk Kritik Donald Trump kepada Paus Leo

Eskalasi perang terjadi sejak 28 Februari, tapi mulai mereda karena gencatan senjata selama dua pekan yang diberlakukan sejak 7 April 2026. Dalam masa gencatan senjata ini, dunia berharap perang Iran dengan AS-Israel segera berakhir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU