Minggu, 08 MARET 2026 • 13:16 WIB

AS Siap Kawal Kapal Tanker di Selat Hormuz, Iran: Kami Menunggu Kehadiran Mereka

Author

Selat Hormuz. (REUTERS/Amr Alfiky)

INDOZONE.ID - Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) pada Sabtu menyatakan mereka menunggu militer Amerika Serikat untuk mengawal kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang saat ini mengalami gangguan lalu lintas akibat ketegangan di Timur Tengah.

"Kami menunggu kehadiran mereka," ujar juru bicara IRGC, Ali Mohammad Naini, dilansir Al Arabiya, Minggu (8/3/2026).

Pernyataan ini sebagai respons setelah Menteri Energi Amerika Serikat mengumumkan bahwa Angkatan Laut AS siap mengawal kapal-kapal minyak di selat tersebut apabila situasinya dianggap memungkinkan.

Baca juga: Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Teluk, Janji Hentikan Serangan dengan Syarat

Naini mengatakan, AS harusnya berpikir sebelum bertindak dan mengingat kembali insiden kebakaran kapal supertanker Bridgeton pada 1987 serta sejumlah kapal tanker minyak yang baru-baru ini menjadi sasaran serangan.

Sementara itu, Gedung Putih mengumumkan rencana untuk memberikan pengawalan militer laut serta asuransi risiko politik bagi kapal tanker minyak dan gas yang melintasi Selat Hormuz. Langkah ini diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada Selasa.

Kebijakan tersebut diambil untuk meredam lonjakan harga energi global setelah Iran memperingatkan akan menyerang kapal-kapal yang melewati jalur sempit tersebut.

Pengumuman itu langsung memberikan sedikit kelegaan bagi pasar minyak mentah yang sebelumnya memanas. Harga minyak sempat melonjak lebih dari 10 dolar per barel sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu lalu. 

Meski demikian, pasar energi masih diliputi kekhawatiran bahwa aset penting minyak dan gas di kawasan Persian Gulf bisa menjadi target serangan Teheran.

Dalam unggahannya di platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa pemerintah telah memerintahkan United States Development Finance Corporation (DFC) untuk menyediakan asuransi risiko politik dan jaminan keamanan finansial bagi seluruh perdagangan maritim yang melewati Teluk, terutama pengiriman energi.

“Mulai BERLAKU SEGERA, saya telah memerintahkan DFC untuk memberikan asuransi risiko politik dengan harga yang sangat wajar serta jaminan keamanan finansial bagi seluruh perdagangan maritim, khususnya energi, yang melintasi kawasan Teluk,” tulis Trump.

Ia juga menegaskan bahwa fasilitas ini akan tersedia bagi semua perusahaan pelayaran. Jika diperlukan, United States Navy akan mulai mengawal kapal tanker yang melewati Selat Hormuz secepat mungkin.

Baca juga: AS-Israel vs Iran Kian Memanas, Negara-negara Asia Mulai 'Pulangkan' Warganya dari Timur Tengah

“Apa pun yang terjadi, Amerika Serikat akan memastikan arus energi ke seluruh dunia tetap lancar,” ujar Trump, sembari menambahkan bahwa masih akan ada langkah-langkah lain yang menyusul.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Al Arabiya, Politico

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU