Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 07:45 WIB

AS Ingin Wajah Baru NATO: Jadi Kemitraan Setara, Tanpa Ketergantungan pada Amerika

Author

Logo NATO (freepik). 

INDOZONE.ID - Amerika Serikat menginginkan wajah baru Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO). 

NATO diharapkan bukan lagi sekadar hubungan protektorat, melainkan kemitraan yang setara antarnegara anggota. 

Hal itu disampaikan petinggi Pentagon, Elbridge Colby, di Brussels, Kamis (12/2/2026).


Colby yang menjabat sebagai Kepala Kebijakan Pentagon menilai, tahun 2025 menjadi titik balik. 

Negara-negara Eropa dan Kanada disebutnya mulai menunjukkan komitmen nyata untuk memimpin pertahanan konvensional di kawasan Eropa. 

Baca juga: Guru Tewas Ditembak Siswa di Thailand, Pelaku Remaja Baru Keluar dari RSJ

"Kini saatnya kita melangkah bersama secara pragmatis," ujarnya sebelum bertemu para menteri pertahanan negara anggota NATO.

Kembali ke Akar NATO

Menurut Colby, fondasi yang kuat untuk bekerja sama dalam kemitraan sudah terbangun. 

Yang dibutuhkan sekarang adalah transformasi NATO menjadi aliansi berbasis partnership, bukan dependency atau ketergantungan. 

Ia menyebut perubahan ini sebagai "kembalinya NATO ke tujuan awal pendiriannya."

Baca juga: Israel Resmi Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump, Sidang Perdana Bahas Rekonstruksi Gaza

Pernyataan ini menegaskan dorongan Washington yang sejak beberapa tahun terakhir terus mendesak sekutu-sekutunya di Eropa untuk meningkatkan belanja militer. 

Semakin tinggi kontribusi pertahanan negara anggota, semakin setara pula posisi tawar mereka di mata AS.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU