Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 07:10 WIB

Guru Tewas Ditembak Siswa di Thailand, Pelaku Remaja Baru Keluar dari RSJ

Author

Ilustrasi penembakan. (INDOZONE)

INDOZONE.ID - Seorang guru perempuan meninggal dunia setelah ditembak oleh seorang siswa di sekolahnya, di Distrik Hat Yai, Thailand selatan. 

Insiden berdarah itu terjadi pada Rabu (11/2/2026) dan nyawa sang guru tak tertolong keesokan harinya.

Korban adalah Sasiphat Sinsamosorn, yang juga menjabat sebagai direktur sekolah. 

Ia ditembak oleh seorang remaja berusia 17 tahun di Patongprathankiriwat School, Distrik Hat Yai, Provinsi Songkhla. 

Pelaku disebut menggunakan senjata api yang dicuri dari seorang polisi. 

Baca juga: Israel Resmi Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump, Sidang Perdana Bahas Rekonstruksi Gaza

Seorang siswi perempuan juga ikut menjadi korban tembakan, namun belum ada informasi detail mengenai kondisinya.

Korban Meninggal karena Luka Organ Dalam

Kementerian Kesehatan Thailand mengonfirmasi, Sasiphat sempat dilarikan ke ruang perawatan intensif dan menjalani operasi. 

Namun nyawanya tidak tertolong. "Ia meninggal sekitar pukul 02.00 dini hari akibat cedera organ dalam dan kehilangan banyak darah," demikian pernyataan resmi kementerian.

Sekolah tempat korban mengabdi menyampaikan duka mendalam melalui laman Facebook mereka. 

Baca juga: Bangladesh Gelar Pemilu Bersejarah Pasca-Revolusi Gen Z, 128 Juta Warga Tentukan Nasib

"Meski kami kehilanganmu, kenangan dan kebaikan yang kau tinggalkan akan abadi di hati kami selamanya," tulis pihak sekolah.

Pelaku Punya Riwayat Rehabilitasi Narkoba dan Gangguan Jiwa

Otoritas setempat mengungkap, tersangka yang merupakan kakak dari seorang siswi di sekolah yang sama memiliki catatan kelam. 

Ia diketahui pernah menjalani rehabilitasi narkoba dan baru keluar dari rumah sakit jiwa pada Desember tahun lalu.

Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya angka kekerasan bersenjata di Thailand. 

Pada 2022, negara itu digemparkan oleh pembantaian di sebuah panti asuhan di wilayah timur. 

Seorang mantan polisi kala itu menewaskan 36 orang, termasuk 22 anak-anak, dalam serangan brutal menggunakan senjata api dan pisau.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU