Kamis, 08 JANUARI 2026 • 14:21 WIB

3 Bos Kartel Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah

Author

Tempat cukur rambut dan toko suvenir di Kolombia dihiasi foto Pablo Escobar. (REUTERS/Juan David Duque)

INDOZONE.ID - Bos kartel narkoba adalah sosok di balik layar yang mengendalikan peredaran barang haram tersebut. Akan tetapi, tahukah kamu siapa saja bos kartel narkoba terbesar di dunia?

Jika kamu penggemar film dan serial Hollywood, tentu tidak asing dengan karya-karya yang bertemakan kartel narkoba.

Namun, kehidupan kartel narkoba, terutama bosnya, lebih kelam ketimbang yang digambarkan dalam film.

Kehidupan hingga kejatuhan bos-bos kartel narkoba besar, menjadi salah satu cara memahami hukum pidana yang mengatur narkotika.

Kamu harus tahu, beberapa bos kartel narkoba bahkan dianggap paling besar di dunia. Melansir dari Abdallah Law, Kamis (8/1/2026), ini tiga bos kartel narkoba terbesar di dunia.

Baca juga: 3 Perempuan Disiksa dan Dibunuh Kartel Narkoba Argentina saat Siaran Langsung, Faktanya Ngeri!

3 Bos Kartel Narkoba Terbesar di Dunia

1. Frank Lucas

Frank Lucas. (IMDb)

Daftar ini akan dimulai dengan Frank Lucas, salah satu bos kartel narkoba terkenal dari Amerika Serikat (AS).

Lucas lahir di La Grange, Carolina Utara, pada 9 September 1930. Aksi ilegalnya mengedarkan narkoba dilakukan di Harlem, New York City, pada akhir 1960-an hingga awal 1970-an.

Salah satu cerita terkenal dari aksi Lucas adalah menyelundupkan heroin di bawah peti mati  tentara yang tewas dalam perang. 

Disebutkan, Lucas memaksimalkan koneksinya dengan pihak militer AS yang saat itu berperang di Vietnam, untuk menyelundupkan narkoba dari sana.

Meski berlabel bos kartel narkoba, Lucas tidak lepas dari hukuman. Pada 1976, Lucas dijatuhi hukuman 70 tahun penjara. 

Namun, karena membuat kesepakatan dengan menjadi informan untuk pemerintah, ia hanya menjalani 5 tahun masa hukuman.

Pada 1984, ia kembali ditangkap karena kasus narkoba. Ia dipenjara lagi hingga bebas pada 1991.

Lucas meninggal dunia pada 30 Mei 2019 di Cedar Grove, New Jersey. Ia meninggal dunia karena usia tua.

Kamu harus tahu, kehidupan Lucas jadi inspirasi film American Gangster yang tayang pada 2007. Sosok Lucas diperankan oleh aktor ternama Hollywood, Danzel Washington.

2. Joaquin Archivaldo Guzman Loera Alias El Chapo

El Chapo ditangkap polisi. (Reuters)

Joaquin Archivaldo Guzman Loera alias El Chapo yang memimpin Kartel Sinaloa. Kartel narkoba ini bertanggung jawab atas penyelundupan narkoba ke AS dari perbatasan Meksiko.

El Chapo lahir pada 4 April 1957 di La Tuna, Badiraguato, Sinaloa, Meksiko. Seiring berjalannya waktu, ia menjadi pemimpin kartel narkoba di kampung halamannya.

Aksi El Chapo paling terkenal tersaji pada 2006, kala memerintahkan pembunuhan terhadap bos kartel narkoba saingannya. Aksi tersebut berujung pada kekerasan tanpa henti antarkartel narkoba di Meksiko.

Pada Februari 2015, polisi menangkap El Chapo atas berbagai aksi kriminalnya. Kini, ia menjalani hukuman seumur hidup di penjara.

Baca juga: Bareskrim Bongkar Kartel Narkoba yang Dikendalikan Kakak-Beradik di Jambi: Modus Lapak, Omzetnya Capai Miliaran!

3. Pablo Escobar

Lukisan Pablo Escobar di jalanan Kolombia. (REUTERS/Juan David Duque)

Terakhir, ada Pablo Escobar yang namanya bahkan tidak asing bagi warga Indonesia. Ia merupakan pendiri dan bos kartel narkoba Medillin.

Pria yang lahir pada 1 Desember 1949, di Rionegro, Kolombia itu, dikenal sebagai Godfather dari semua bos kartel narkoba.

Bagaimana tidak, ia menghasilkan uang dengan berdagang kokain, sekaligus memulai rute penyelundupan narkoba pertama ke AS.

Atas berbagai kejahatannya, seperti perdagangan narkoba, pemerasan, dan pembunuhan, Escobar ditangkap pada 1991. Akan tetapi, ia bisa melarikan diri.

Pada 2 Desember 1993, hidup Escobar berakhir dengan tragis. Ia dibunuh polisi di atap rumah tetangganya. Saat mati, kekayaan bersihnya menyentuh USD59 miliar dalam nilai mata uang sekarang (sekira Rp990 triliun).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Abdallah Law, The Mob Museum

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU