INDOZONE.ID - Sedikitnya 13 orang tewas dalam kebakaran dahsyat yang melanda kompleks apartemen hunian Wang Fuk di Hong Kong, Rabu (26/11/2025) malam waktu setempat.
Puluhan lainnya terluka dan sejumlah penghuni masih terjebak di dalam gedung, saat api masih menyala.
Mengutip laporan Reuters, Dinas Pemadam Kebakaran belum bisa memastikan berapa banyak orang yang masih berada di dalam gedung.
Proses pemadaman juga berjalan sulit. Pasalnya kobaran api yang besar, membuat api menjalar cepat ke hunian berisi sekitar 2.000 unit apartemen dan gedung setinggi 31 lantai tersebut.
Korban Termasuk Petugas Pemadam
Di antara 13 korban tewas, seorang petugas pemadam kebakaran bermarga Ho turut menjadi salah satu yang gugur. Lebih dari sepuluh orang lainnya dilaporkan luka-luka.
Wong, warga berusia 71 tahun, menangis saat mengetahui istrinya terjebak di dalam gedung.
“Istri saya masih di dalam,” ujarnya.
Baca juga: Pemimpin Partai Politik Australia Mundur Usai Putrinya Muncul di Film Dewasa
Major fire has broken out in multiple buildings at Wang Fuk Court in Tai Po, Hong Kong 🇭🇰 (26.11.2025) pic.twitter.com/ZUkCsbFJaG
— Disaster News (@Top_Disaster) November 26, 2025
Ada Ledakan
Harry Cheung, 66 tahun, yang sudah tinggal lebih dari 40 tahun di Blok Dua, mengatakan ia mendengar suara yang sangat keras sekitar pukul 14.45, kemudian melihat api berkobar di gedung sebelah.
“Saya langsung kembali untuk mengemasi barang-barang saya,” katanya.
Warga lainnya berkumpul di jembatan layang terdekat, merekam asap pekat yang keluar dari gedung-gedung yang sebagian dipenuhi penyangga bambu. Beberapa penghuni menyebut unit-unit tersebut sudah menjalani renovasi selama setahun terakhir.
Rakaman kebakaran dahsyat Wang Fuk Court beredar luas di media sosial. Tampak kobaran api, serta asap hitam pekat mengelilingi sejumlah gedung.
Wang Fuk Court berada di Tai Po, Hong Kong Utara, yang padat pemukiman, dengan populasi sekitar 300.000 jiwa. Kawasan ini dikenal dengan gedung-gedung tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters